Semarak Grand Opening 23 Semarang Shopping Center
Minggu, 14 Juni 2026 - 05:40 WIB
A
A
A
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan 23 Semarang Shopping Center di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/6/2026). Kehadiran mal 23 Semarang membuktikan geliat pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah masih dipercaya investor. Menurutnya, tumbuhnya mal-mal baru tersebut membuktikan Jawa Tengah dipercaya sebagai destinasi investasi yang aman dan nyaman bagi investor. "Di saat tekanan fiskal dan geopolitik dunia, kita masih mampu menghadirkan investasi," ujarnya.
Berdasarkan data, realisasi investasi di Jateng pada triwulan I 2026 mencapai Rp23,02 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 92 ribu orang. Pada tahun 2025, capaian investasinya mencapai Rp110 triliun. Ia menyatakan, Jawa Tengah memberikan pelayanan yang baik kepada investor, sehingga para investor juga percaya dengan menanamkan investasinya. Upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemprov Jateng diantaranya kemudahan perizinan, jaminan kondusifitas wilayah terkait keamanan dan ketertiban, tenaga kerja yang berkualitas.
Hal itu juga didukung dengan banyaknya kawasan industri yang ada. Tercatat ada sekitar 7 kawasan industri eksisting yang tersebar di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, dan lainnya. Adanya kawasan industri itu sangat memudahkan para investor untuk menanamkan modalnya di Jawa Tengah.
Luthfi menyebut, 23 Semarang Shoping Center tidak hanya didesain sebagai pusat perbelanjaan. Desainnya sudah menggunakan energi terbarukan serta urban garden dengan ruang terbuka hijau. Hal itu sejalan dengan upaya Pemprov Jateng yang mendorong pengembangan ekonomi hijau yang tidak merusak lingkungan. "Bagi investasi yang menggunakan energi terbarukan kita kenakan insentif pajak, ini baru di Jateng," jelasnya. Lebih dari itu, 23 Semarang Shoping Center juga mampu menyerap sekitar tiga ribuan tenaga kerja.
Salah satu mal terbesar di Jawa Tengah ini menghadirkan sebuah destinasi terpadu yang memadukan retail, kuliner, hiburan, dan ruang publik terbuka dalam satu ekosistem yang dirancang untuk menjawab perubahan gaya hidup urban masa kini. Lebih dari sekadar pusat perbelanjaan, 23 Semarang Shopping Center dikembangkan sebagai ruang bersama yang dapat mendorong interaksi sosial, memperkuat konektivitas kota, serta menjadi bagian dari dinamika baru masyarakat Semarang.
Sebagai pengembangan komersial berskala besar, 23 Semarang Shopping Center diharapkan berperan aktif terhadap pertumbuhan ekonomi kota Semarang melalui peningkatan aktivitas perdagangan, perluasan peluang kerja, serta terciptanya multiplier effect bagi sektor pendukung di sekitarnya. Kehadiran destinasi ini turut memperkuat kawasan Marina sebagai pusat aktivitas baru yang mampu menarik investasi lanjutan, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan mendorong terbentuknya ekosistem bisnis yang lebih dinamis di Semarang.
Berdasarkan data, realisasi investasi di Jateng pada triwulan I 2026 mencapai Rp23,02 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 92 ribu orang. Pada tahun 2025, capaian investasinya mencapai Rp110 triliun. Ia menyatakan, Jawa Tengah memberikan pelayanan yang baik kepada investor, sehingga para investor juga percaya dengan menanamkan investasinya. Upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemprov Jateng diantaranya kemudahan perizinan, jaminan kondusifitas wilayah terkait keamanan dan ketertiban, tenaga kerja yang berkualitas.
Hal itu juga didukung dengan banyaknya kawasan industri yang ada. Tercatat ada sekitar 7 kawasan industri eksisting yang tersebar di Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal, Kabupaten Batang, dan lainnya. Adanya kawasan industri itu sangat memudahkan para investor untuk menanamkan modalnya di Jawa Tengah.
Luthfi menyebut, 23 Semarang Shoping Center tidak hanya didesain sebagai pusat perbelanjaan. Desainnya sudah menggunakan energi terbarukan serta urban garden dengan ruang terbuka hijau. Hal itu sejalan dengan upaya Pemprov Jateng yang mendorong pengembangan ekonomi hijau yang tidak merusak lingkungan. "Bagi investasi yang menggunakan energi terbarukan kita kenakan insentif pajak, ini baru di Jateng," jelasnya. Lebih dari itu, 23 Semarang Shoping Center juga mampu menyerap sekitar tiga ribuan tenaga kerja.
Salah satu mal terbesar di Jawa Tengah ini menghadirkan sebuah destinasi terpadu yang memadukan retail, kuliner, hiburan, dan ruang publik terbuka dalam satu ekosistem yang dirancang untuk menjawab perubahan gaya hidup urban masa kini. Lebih dari sekadar pusat perbelanjaan, 23 Semarang Shopping Center dikembangkan sebagai ruang bersama yang dapat mendorong interaksi sosial, memperkuat konektivitas kota, serta menjadi bagian dari dinamika baru masyarakat Semarang.
Sebagai pengembangan komersial berskala besar, 23 Semarang Shopping Center diharapkan berperan aktif terhadap pertumbuhan ekonomi kota Semarang melalui peningkatan aktivitas perdagangan, perluasan peluang kerja, serta terciptanya multiplier effect bagi sektor pendukung di sekitarnya. Kehadiran destinasi ini turut memperkuat kawasan Marina sebagai pusat aktivitas baru yang mampu menarik investasi lanjutan, meningkatkan mobilitas masyarakat, dan mendorong terbentuknya ekosistem bisnis yang lebih dinamis di Semarang.
(sra)