Dari Tanggap Darurat ke Pemulihan, Menjaga Momentum Pascabencana
Rabu, 28 Januari 2026 - 11:20 WIB
Advertisement
JAKARTA - Respons kebencanaan tidak berhenti pada fase darurat. Tantangan sesungguhnya justru hadir saat proses pemulihan dimulai. Banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara menuntut kesinambungan bantuan agar warga terdampak dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas secara normal.
Dalam konteks itu, Grup PT United Tractors Tbk bersama entitasnya—PT Pamapersada Nusantara, PT Agincourt Resources, PT United Tractors Pandu Engineering, PT Bina Pertiwi, PT Traktor Nusantara, dan PT Komatsu Remanufacturing Asia—menyalurkan bantuan kemanusiaan secara berkelanjutan di berbagai wilayah terdampak. Bantuan tidak hanya difokuskan pada kebutuhan darurat, tetapi juga mendukung fase transisi menuju pemulihan.
Hingga saat ini, sebanyak 17 posko bantuan didirikan dengan dukungan alat berat, sarana transportasi darat, dan helikopter untuk menjangkau daerah sulit akses. Bantuan mencakup paket sembako, perlengkapan hygiene dan bayi, layanan kesehatan bagi ribuan penerima manfaat, makanan siap saji, peralatan sekolah, hingga perlengkapan dapur, dengan dukungan tim tanggap darurat dan relawan lapangan.
Head of Corporate Communications and Sustainability Division United Tractors, Dianwahyu Sri Purnomo, menegaskan keberlanjutan bantuan menjadi fokus utama. “Kami memastikan dukungan terus berjalan agar masyarakat terdampak bisa segera pulih dan melanjutkan kehidupannya,” ujarnya. Ke depan, koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan lembaga kemanusiaan akan terus diperkuat untuk menjaga momentum pemulihan pascabencana.
Dalam konteks itu, Grup PT United Tractors Tbk bersama entitasnya—PT Pamapersada Nusantara, PT Agincourt Resources, PT United Tractors Pandu Engineering, PT Bina Pertiwi, PT Traktor Nusantara, dan PT Komatsu Remanufacturing Asia—menyalurkan bantuan kemanusiaan secara berkelanjutan di berbagai wilayah terdampak. Bantuan tidak hanya difokuskan pada kebutuhan darurat, tetapi juga mendukung fase transisi menuju pemulihan.
Hingga saat ini, sebanyak 17 posko bantuan didirikan dengan dukungan alat berat, sarana transportasi darat, dan helikopter untuk menjangkau daerah sulit akses. Bantuan mencakup paket sembako, perlengkapan hygiene dan bayi, layanan kesehatan bagi ribuan penerima manfaat, makanan siap saji, peralatan sekolah, hingga perlengkapan dapur, dengan dukungan tim tanggap darurat dan relawan lapangan.
Head of Corporate Communications and Sustainability Division United Tractors, Dianwahyu Sri Purnomo, menegaskan keberlanjutan bantuan menjadi fokus utama. “Kami memastikan dukungan terus berjalan agar masyarakat terdampak bisa segera pulih dan melanjutkan kehidupannya,” ujarnya. Ke depan, koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, dan lembaga kemanusiaan akan terus diperkuat untuk menjaga momentum pemulihan pascabencana.
(sra)