Pertamina Siagakan Motoris Antisipasi Pengendara Kehabisan BBM di Jalur Mudik
Kamis, 12 Maret 2026 - 18:30 WIB
Advertisement
Aktivitas petugas motoris di Rest Area KM 456 A dan B Salatiga, Jawa Tengah, Kamis (12/3/2026). Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) menyiagakan layanan motoris selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 sebagai langkah antisipasi bagi pengendara yang mengalami kehabisan bahan bakar minyak (BBM) di tengah perjalanan.
Layanan motoris BBM ini disiapkan sebagai bentuk layanan darurat, khususnya ketika terjadi kepadatan lalu lintas di jalur tol maupun jalur utama mudik yang membuat kendaraan sulit menjangkau stasiun pengisian bahan bakar.
General Manager Pertamina Patra Niaga Jateng–DIY, Fanda Chrismianto menjelaskan,petugas motoris akan membawa BBM menggunakan sepeda motor khusus dan ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti rest area serta lokasi yang diperkirakan berpotensi terjadi kemacetan. “Layanan motoris ini kami siapkan sebagai layanan kedaruratan. Misalnya ketika terjadi kemacetan panjang dan masyarakat kesulitan bergerak sementara bahan bakar kendaraannya habis,” ujarnya.
Masyarakat yang membutuhkan layanan motoris dapat menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135. Setelah menerima laporan, petugas motoris akan segera menuju lokasi pemudik untuk membantu pengisian bahan bakar agar perjalanan dapat kembali dilanjutkan.
Fanda menegaskan bahwa harga bahan bakar yang diberikan melalui layanan motoris tetap mengikuti harga resmi di SPBU. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir adanya biaya tambahan untuk layanan pengantaran tersebut.“Harganya tetap sama seperti di SPBU. Masyarakat hanya membayar harga BBM sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa ada biaya tambahan untuk layanan motoris,” ujarnya.
Selain membantu pengendara yang kehabisan BBM, kehadiran layanan motoris juga menjadi bagian dari upaya Pertamina dalam memastikan distribusi energi tetap terjaga selama masa mudik Lebaran 2026.
FOTO: Ahmad Antoni
Layanan motoris BBM ini disiapkan sebagai bentuk layanan darurat, khususnya ketika terjadi kepadatan lalu lintas di jalur tol maupun jalur utama mudik yang membuat kendaraan sulit menjangkau stasiun pengisian bahan bakar.
General Manager Pertamina Patra Niaga Jateng–DIY, Fanda Chrismianto menjelaskan,petugas motoris akan membawa BBM menggunakan sepeda motor khusus dan ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti rest area serta lokasi yang diperkirakan berpotensi terjadi kemacetan. “Layanan motoris ini kami siapkan sebagai layanan kedaruratan. Misalnya ketika terjadi kemacetan panjang dan masyarakat kesulitan bergerak sementara bahan bakar kendaraannya habis,” ujarnya.
Masyarakat yang membutuhkan layanan motoris dapat menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135. Setelah menerima laporan, petugas motoris akan segera menuju lokasi pemudik untuk membantu pengisian bahan bakar agar perjalanan dapat kembali dilanjutkan.
Fanda menegaskan bahwa harga bahan bakar yang diberikan melalui layanan motoris tetap mengikuti harga resmi di SPBU. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir adanya biaya tambahan untuk layanan pengantaran tersebut.“Harganya tetap sama seperti di SPBU. Masyarakat hanya membayar harga BBM sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa ada biaya tambahan untuk layanan motoris,” ujarnya.
Selain membantu pengendara yang kehabisan BBM, kehadiran layanan motoris juga menjadi bagian dari upaya Pertamina dalam memastikan distribusi energi tetap terjaga selama masa mudik Lebaran 2026.
FOTO: Ahmad Antoni
(sra)