Bareskrim Bongkar Pabrik Pupuk Palsu
Jum'at, 24 Februari 2017 - 17:55 WIB
A
A
A
Direktur Pupuk dan Pestisida Kementerian Pertanian, Muhrizal Sarwani (kanan) didampingi Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya memperlihatkan barang bukti kejahatan dan para tersangka pembuat pupuk palsu di Bareskrim, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Jumat (24/02/2017). Aparat Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khsusus Bareskrim Polri membongkar pabrik pembuatan pupuk palsu dan pola distribusi di wilayah Jawa Barat. Sebulan pabrik memproduksi 300 ton mencampur kapur dan batu kapur, yang dibuat dengan mesin penggiling yang menghasilkan seperti pupuk butiran.
Pupuk tersebut di buat dengan modal Rp12.000 per karung, dijual ke distributor seharga Rp50.000, dan distributor menjual ke petani seharga Rp120.000.
Pupuk palsu ini diketahui telah didistribusikan ke para petani di Majalengka (Jawa Barat), Aceh, Sumatera dan Kalimantan.
Pupuk tersebut di buat dengan modal Rp12.000 per karung, dijual ke distributor seharga Rp50.000, dan distributor menjual ke petani seharga Rp120.000.
Pupuk palsu ini diketahui telah didistribusikan ke para petani di Majalengka (Jawa Barat), Aceh, Sumatera dan Kalimantan.
(bon)