Penampakan Senjata Bertuliskan Nama Pelaku Penembakan Massal di Lokasi Ledakan SMAN 72
Jum'at, 07 November 2025 - 15:53 WIB
A
A
A
Sejumlah barang bukti ditemukan polisi dari lokasi ledakan yang terjadi di area Masjid SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat (7/11/2025) siang.
Salah satu barang bukti yang ditemukan adalah senjata api rakitan yang bertuliskan tiga nama pelaku penembakan di masjid luar negeri.
Salah satunya adalah nama Brenton Tarrant, warga Australia yang menembak mati 51 jemaah Muslim di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada 15 Maret 2019. Penembakan tersebut dilakukan saat salat Jumat, pertama di Masjid Al Noor di Riccarton, pukul 1:40 siang dan segera setelah itu di Linwood Islamic Center pukul 1:52 siang.
Nama lainnya adalah Alexandre Bissonnette, pria Kanada yang menembak mati enam jemaah di sebuah Masjid di Quebec City tahun 2017.
Kemudian, ada nama Luca Traini, seorang pria Italia dengan pandangan sayap kanan ekstrem atau pelaku penembakan di Macerata, Italia pada 2018. Dia menembak dan melukai enam migran Afrika dalam serangan bermotif rasial kala itu.
Sekadar diketahui, sekitar 20 orang diperkirakan menjadi korban ledakan di dalam masjid di area SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta pada Jumat (7/11/2025) siang. Korban ledakan yang terjadi saat salat Jumat ini terdiri 15 siswa dan 5 staf pengajar sekolah.
Polisi juga menangkap satu terduga pelaku yang kemudian dibawa ke Polsrestro Jakarta Utara.
Menurut informasi, terduga pelaku bukan merupakan siswa atau sekolah, serta bukan berasal dari masyarakat sekitar.
Salah satu barang bukti yang ditemukan adalah senjata api rakitan yang bertuliskan tiga nama pelaku penembakan di masjid luar negeri.
Salah satunya adalah nama Brenton Tarrant, warga Australia yang menembak mati 51 jemaah Muslim di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, pada 15 Maret 2019. Penembakan tersebut dilakukan saat salat Jumat, pertama di Masjid Al Noor di Riccarton, pukul 1:40 siang dan segera setelah itu di Linwood Islamic Center pukul 1:52 siang.
Nama lainnya adalah Alexandre Bissonnette, pria Kanada yang menembak mati enam jemaah di sebuah Masjid di Quebec City tahun 2017.
Kemudian, ada nama Luca Traini, seorang pria Italia dengan pandangan sayap kanan ekstrem atau pelaku penembakan di Macerata, Italia pada 2018. Dia menembak dan melukai enam migran Afrika dalam serangan bermotif rasial kala itu.
Sekadar diketahui, sekitar 20 orang diperkirakan menjadi korban ledakan di dalam masjid di area SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta pada Jumat (7/11/2025) siang. Korban ledakan yang terjadi saat salat Jumat ini terdiri 15 siswa dan 5 staf pengajar sekolah.
Polisi juga menangkap satu terduga pelaku yang kemudian dibawa ke Polsrestro Jakarta Utara.
Menurut informasi, terduga pelaku bukan merupakan siswa atau sekolah, serta bukan berasal dari masyarakat sekitar.
(sra)