Pengalaman Panjang Arsul...
1/2
HakimMahkamah Konstitusi Arsul Sani
Pengalaman Panjang Arsul...
2/2
HakimMahkamah Konstitusi Arsul Sani
Pengalaman Panjang Arsul...
Pengalaman Panjang Arsul...

Pengalaman Panjang Arsul Sani, Dari Aktivis hingga Hakim MK

Jum'at, 28 November 2025 - 12:33 WIB
A A A
Jakarta - Nama Arsul Sani sempat mencuat beberapa waktu lalu karena adanya tuduhan ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya.

Arsul lantas membantah sekaligus membeberkan fakta mengenai perjalanan akademiknya, terutama saat menempuh pendidikan doktoralnya.

Bahkan, Arsul Sani berani menunjukkan ijazah asli, transkrip nilai, disertasinya dan foto-foto wisuda di Collegium Humanum atau Warsawa Management University, Polandia.

Hal itu dilakukannya melalui konferensi pers di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (17/11) lalu.

“Saya menulis disertasi yang berjudul ‘Reexamining The Considerations of National Security Interest and Human Rights Protection in Counterterrorism Legal Policy : A Case Study on Indonesia with Focus on Post-Bali Bombings Development. Disertasinya ada ini,” ujar Arsul Sani dalam keterangannya pada Jumat (28/11).

Rekam jejak Arsul Sani terentang panjang dari muda hingga sekarang. Arsul tercatat pernah menjadi aktivis, asisten pembela umum LBH Jakarta, lawyer, Direktur perusahaan PMA multinasional, anggota DPR hingga Hakim MK.

Arsul Sani lahir di Pekalongan, 8 Januari 1964. Setelah menempuh pendidikan dasar dan menengah di kota kelahirannya, Arsul melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan menyelesaikannya pada tahun 1987.

Selama mahasiswa, Arsul aktif bergiat di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dengan jabatan Ketua Komisariat HMI Fakultas Hukum UI (1985) dan Sekretaris Umum Korkom UI (1986-1987)

Setelah lulus dari FH UI, Arsul Sani memulai karir dibidang hukum dengan menjadi asisten pembela umum sukarela (volunteer lawyer) di Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta pada tahun 1986-1988.

"Salah satu kasus yang saya tangani ketika menjadi public lawyer adalah membela para aktivis Islam yang ditangkap pasca insiden Tanjung Priok di era 80-an," katanya.

Setelah itu, dia berkarir profesional sebagai advokat. Dari kantor hukum Gani Djemat and Partners, lalu Dunhil, Madden, Butler, sebuah law firm besar di Sydney, Australia, pada 1993-1994. Bahkan, Arsul pernah menjadi Corporate Director PT Tupperware Indonesia.

Arsul pun sempat berlabuh di Lembaga Penyuluhan Bantuan Hukum (LPBH) Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU). Arsul kala itu menjabat sebagai Ketua Bidang Konsultasi Hukum, LPBH PBNU.

Dibidang sosial, Arsul pernah menjadi Ketua Pengawas Yayasan Al-Azhar Rawamangun pada tahun 2005 hingga tahun 2007.

Hingga akhirnya dia diajak untuk masuk ke dunia politik. Partai PPP menjadi kendaraannya berlabuh.

Ia diajak oleh Lukman Saifudin, Mantan Menteri Agama, untuk menjadi menjadi Ketua LBH PPP periode 2011-2015.

“Jadi saya mau di PPP memberikan bantuan hukum untuk kasus-kasus yang menyangkut kebutuhan bantuan hukum yang dihadapi masyarakat dan kader-kader PPP, tetapi tidak unutk perkara korupsi. Kalau perkara itu (korupsi, red), silakan dengan yang lain, saya tidak mau turun menangani,” ujarnya.

Arsul Sani terpilih menjadi anggota DPR RI dua periode, yakni 2014-2019 dan periode 2019-2024. Ia duduk di Komisi III yang membidangi hukum, keamanan dan hak asasi manusia.

Ia juga ditunjuk menjadi Wakil Ketua MPR RI pada tahun 2019-2024, sebelum akhirnya terpilih menjadi Hakim MK yang diajukan DPR pada 2024.

Rekam jejak panjang ini menjadikan Arsul Sani sebagai sosok negarawan yang lengkap. Dia pernah menjadi aktivis, profesional advokat, politisi hingga Hakim MK.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Hakim MK Arsul Sani...
Hakim MK Arsul Sani Pamer Ijazah Asli hingga Foto Kelulusan
Jokowi Lantik Ketua...
Jokowi Lantik Ketua MA dan Hakim MK di Istana Negara
Mantan Hakim MK Sebut...
Mantan Hakim MK Sebut PP Nomor 28/2022 Perlu Diuji Materi
MK Gelar Wisuda Purnabakti...
MK Gelar Wisuda Purnabakti Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Kepedulian Semeru, Komunitas...
Kepedulian Semeru, Komunitas Punk Hingga Aktivis Perempuan Turun ke Jalan
MK Tolak Seluruh Gugatan...
MK Tolak Seluruh Gugatan Sengketa Pilpres 2024 dari Anies-Muhaimin
Foto Terkini
Pameran Foto Perisai...
Pameran Foto Perisai Tunas Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
5 jam yang lalu
HISFARSI DKI Jakarta...
HISFARSI DKI Jakarta Dorong Transformasi Rumah Sakit Lewat Benchmarking Internasional di Malaysia
5 jam yang lalu
Jakarta Fair Kemayoran...
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Targetkan 6 Juta Pengunjung dan Transaksi Rp8 Triliun
7 jam yang lalu
Buka Dialog, Pengamat...
Buka Dialog, Pengamat : Pemerintah Mau Terima Aspirasi dari Mahasiswa
10 jam yang lalu
OttoDigital Optimalkan...
OttoDigital Optimalkan Sistem Pembayaran Digital di Jakarta Fair 2026
19 jam yang lalu
Menerawang Sejarah Jakarta...
Menerawang Sejarah Jakarta dari House of Tugu di Kota Tua Jelang Usia Lima Abad
19 jam yang lalu
Foto Terpopuler
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
Operasional Bertahap...
Operasional Bertahap KRL di Stasiun JIS Mulai Layani Penumpang
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
Barang-Barang Eks Hotel...
Barang-Barang Eks Hotel Sultan Mulai Direlokasi
Bea Cukai Sita Ribuan...
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
Kickoff IID 2026, BSKDN...
Kickoff IID 2026, BSKDN Kemendagri Ajak Daerah Perkuat Inovasi di Tengah Tantangan Fiskal