Pupuk Kaltim Pertahankan PROPER Emas ke-9, Perkuat Inovasi Lingkungan dan Sosial
Rabu, 08 April 2026 - 07:37 WIB
A
A
A
Jakarta, 7 April 2026 – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menorehkan capaian positif dalam keberlanjutan dengan meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Emas 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).
Ini merupakan kali ke-9 berturut-turut Pupuk Kaltim meraih penghargaan tertinggi dari pemerintah yang diberikan kepada pelaku usaha yang mendukung pengelolaan lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal, dalam acara penganugerahan di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.
Gusrizal menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan komitmen Pupuk Kaltim dalam menjalankan prinsip beyond compliance, yakni tidak hanya berfokus pada pemenuhan regulasi, tetapi juga mendorong inovasi yang berdampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat. Keberhasilan tersebut didukung oleh berbagai inovasi unggulan sepanjang 2025, meliputi inovasi sosial, eco-inovasi, serta penerapan ekonomi karbon untuk mendukung keberlanjutan perusahaan.
Pupuk Kaltim secara konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh lini bisnis, termasuk melalui penguatan efisiensi operasional dan pengembangan produk ramah lingkungan.
Dalam aspek inovasi sosial, Pupuk Kaltim menghadirkan program PKT BISA (Pengembangan Kawasan Terpadu Berbasis Integrasi Sistem Agroenergi) yang mendorong pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan menjadi energi alternatif biogas, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
Program ini mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan energi terbarukan dalam satu kawasan terpadu. Selain itu, perusahaan juga menjalankan program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) sebagai bentuk kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pengasuhan anak dan kesejahteraan keluarga di sekitar wilayah operasional.
Di sisi lingkungan, Pupuk Kaltim memperkuat eco-inovasi melalui konsep Road to Zero Waste yang mendorong pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan.
Inisiatif ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir sekaligus menciptakan nilai tambah dari limbah. Sampah dipandang sebagai sumber daya bernilai yang, jika dikelola dengan baik, dapat memberikan manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat.
Komitmen keberlanjutan juga diwujudkan melalui implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK), antara lain melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Hingga saat ini, Pupuk Kaltim telah merealisasikan PLTS tahap 1 pada 2022 dengan kapasitas 1,2 MW dan tahap 2 pada 2024 dengan kapasitas 2,6 MW. Ke depan, perusahaan berencana membangun PLTS berkapasitas 2,3 MW pada 2026 serta menjalin kerja sama pemanfaatan CO?. Langkah ini menjadi strategi penting dalam mendukung pengurangan emisi dan memperkuat komitmen menuju perusahaan rendah karbon.
Dari sisi operasional, Pupuk Kaltim terus meningkatkan efisiensi dan kinerja melalui berbagai inisiatif, termasuk revamping Ammonia Pabrik-2 serta hilirisasi dan diversifikasi produk melalui pengembangan pabrik soda ash. Ke depan, Pupuk Kaltim berkomitmen memperkuat implementasi program keberlanjutan melalui inovasi sosial, eco-inovasi, dan pengembangan energi terbarukan guna mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
PROPER merupakan program penilaian dan penghargaan dari pemerintah melalui KLH/BPLH untuk mengukur kepatuhan, kinerja, serta inovasi pelaku usaha dalam pengelolaan lingkungan dan dampaknya terhadap masyarakat. PROPER Emas adalah kategori tertinggi yang diberikan kepada perusahaan dengan kinerja lingkungan unggul, kepatuhan tinggi, serta penerapan prinsip keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat yang signifikan.
Ini merupakan kali ke-9 berturut-turut Pupuk Kaltim meraih penghargaan tertinggi dari pemerintah yang diberikan kepada pelaku usaha yang mendukung pengelolaan lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, kepada Direktur Utama Pupuk Kaltim, Gusrizal, dalam acara penganugerahan di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.
Gusrizal menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan komitmen Pupuk Kaltim dalam menjalankan prinsip beyond compliance, yakni tidak hanya berfokus pada pemenuhan regulasi, tetapi juga mendorong inovasi yang berdampak langsung bagi lingkungan dan masyarakat. Keberhasilan tersebut didukung oleh berbagai inovasi unggulan sepanjang 2025, meliputi inovasi sosial, eco-inovasi, serta penerapan ekonomi karbon untuk mendukung keberlanjutan perusahaan.
Pupuk Kaltim secara konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam seluruh lini bisnis, termasuk melalui penguatan efisiensi operasional dan pengembangan produk ramah lingkungan.
Dalam aspek inovasi sosial, Pupuk Kaltim menghadirkan program PKT BISA (Pengembangan Kawasan Terpadu Berbasis Integrasi Sistem Agroenergi) yang mendorong pemanfaatan limbah pertanian dan peternakan menjadi energi alternatif biogas, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
Program ini mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, dan energi terbarukan dalam satu kawasan terpadu. Selain itu, perusahaan juga menjalankan program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) sebagai bentuk kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pengasuhan anak dan kesejahteraan keluarga di sekitar wilayah operasional.
Di sisi lingkungan, Pupuk Kaltim memperkuat eco-inovasi melalui konsep Road to Zero Waste yang mendorong pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan.
Inisiatif ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir sekaligus menciptakan nilai tambah dari limbah. Sampah dipandang sebagai sumber daya bernilai yang, jika dikelola dengan baik, dapat memberikan manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat.
Komitmen keberlanjutan juga diwujudkan melalui implementasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK), antara lain melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Hingga saat ini, Pupuk Kaltim telah merealisasikan PLTS tahap 1 pada 2022 dengan kapasitas 1,2 MW dan tahap 2 pada 2024 dengan kapasitas 2,6 MW. Ke depan, perusahaan berencana membangun PLTS berkapasitas 2,3 MW pada 2026 serta menjalin kerja sama pemanfaatan CO?. Langkah ini menjadi strategi penting dalam mendukung pengurangan emisi dan memperkuat komitmen menuju perusahaan rendah karbon.
Dari sisi operasional, Pupuk Kaltim terus meningkatkan efisiensi dan kinerja melalui berbagai inisiatif, termasuk revamping Ammonia Pabrik-2 serta hilirisasi dan diversifikasi produk melalui pengembangan pabrik soda ash. Ke depan, Pupuk Kaltim berkomitmen memperkuat implementasi program keberlanjutan melalui inovasi sosial, eco-inovasi, dan pengembangan energi terbarukan guna mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
PROPER merupakan program penilaian dan penghargaan dari pemerintah melalui KLH/BPLH untuk mengukur kepatuhan, kinerja, serta inovasi pelaku usaha dalam pengelolaan lingkungan dan dampaknya terhadap masyarakat. PROPER Emas adalah kategori tertinggi yang diberikan kepada perusahaan dengan kinerja lingkungan unggul, kepatuhan tinggi, serta penerapan prinsip keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat yang signifikan.
(sra)