AHY Buka DXI 2026, Dorong Ekonomi Wisata Petualangan dan Bahari
Kamis, 23 April 2026 - 18:37 WIB
A
A
A
Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi membuka Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026 di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
DXI 2026 yang memasuki penyelenggaraan ke-18 digelar pada 23–26 April 2026 di Hall B Jakarta International Convention Center (JICC). Pameran ini mengkurasi olahraga laut, outdoor, hingga ekstrem dalam satu platform terintegrasi dan telah berkembang menjadi barometer pertumbuhan industri wisata petualangan dan bahari di Indonesia.
AHY menekankan pentingnya DXI sebagai pendorong ekonomi sektor pariwisata berbasis petualangan. “Kami berharap DXI 2026 tidak hanya menarik penggemar olahraga ekstrem, tetapi juga masyarakat umum,” ujarnya.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyebut Indonesia memiliki keunggulan besar dengan lebih dari 17.000 pulau dan wilayah laut di atas 70 persen dari total nasional. “Kontribusi wisata bahari diperkirakan mencapai 32–42 persen dari ekonomi pariwisata,” katanya.
Digelar oleh Dyandra Event Solutions bekerja sama dengan ADEX 360, DXI 2026 mengusung tema #DAREtoXPLORE: Waves of Collaboration dan menghadirkan lebih dari 137 peserta dari dalam dan luar negeri. Founder DXI Dharmawan Sutanto menyebut ajang ini sebagai ruang tumbuh ekosistem industri, “DXI konsisten menjadi platform kolaborasi diving, outdoor, dan ekstrem," ujarnya.
Founder ADEX Jhon Thet menambahkan, kolaborasi ini memperkuat koneksi Indonesia dengan ekosistem global.
DXI 2026 tak hanya menghadirkan pameran perlengkapan dan teknologi terbaru, tetapi juga berbagai aktivitas interaktif seperti scuba diving experience, workshop, hingga kompetisi bawah laut. Pengunjung juga ditawarkan diskon hingga 70 persen dan kesempatan memenangkan hadiah perjalanan ke Maladewa. Tiket dijual Rp50.000 per hari atau Rp150.000 untuk terusan empat hari, dengan jam operasional pukul 10.00–21.00 WIB.
DXI 2026 yang memasuki penyelenggaraan ke-18 digelar pada 23–26 April 2026 di Hall B Jakarta International Convention Center (JICC). Pameran ini mengkurasi olahraga laut, outdoor, hingga ekstrem dalam satu platform terintegrasi dan telah berkembang menjadi barometer pertumbuhan industri wisata petualangan dan bahari di Indonesia.
AHY menekankan pentingnya DXI sebagai pendorong ekonomi sektor pariwisata berbasis petualangan. “Kami berharap DXI 2026 tidak hanya menarik penggemar olahraga ekstrem, tetapi juga masyarakat umum,” ujarnya.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyebut Indonesia memiliki keunggulan besar dengan lebih dari 17.000 pulau dan wilayah laut di atas 70 persen dari total nasional. “Kontribusi wisata bahari diperkirakan mencapai 32–42 persen dari ekonomi pariwisata,” katanya.
Digelar oleh Dyandra Event Solutions bekerja sama dengan ADEX 360, DXI 2026 mengusung tema #DAREtoXPLORE: Waves of Collaboration dan menghadirkan lebih dari 137 peserta dari dalam dan luar negeri. Founder DXI Dharmawan Sutanto menyebut ajang ini sebagai ruang tumbuh ekosistem industri, “DXI konsisten menjadi platform kolaborasi diving, outdoor, dan ekstrem," ujarnya.
Founder ADEX Jhon Thet menambahkan, kolaborasi ini memperkuat koneksi Indonesia dengan ekosistem global.
DXI 2026 tak hanya menghadirkan pameran perlengkapan dan teknologi terbaru, tetapi juga berbagai aktivitas interaktif seperti scuba diving experience, workshop, hingga kompetisi bawah laut. Pengunjung juga ditawarkan diskon hingga 70 persen dan kesempatan memenangkan hadiah perjalanan ke Maladewa. Tiket dijual Rp50.000 per hari atau Rp150.000 untuk terusan empat hari, dengan jam operasional pukul 10.00–21.00 WIB.
(sra)