PerCa Indonesia Gelar RUA 2026 dan Rayakan 18 Tahun Perjalanan Organisasi
Rabu, 29 April 2026 - 19:58 WIB
A
A
A
Jakarta - Perkumpulan Perkawinan Campuran Indonesia (PerCa Indonesia) menggelar Rapat Umum Anggota (RUA) Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan perayaan 18 tahun berdirinya organisasi di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Ketua Umum PerCa Indonesia, Rulita Anggraini, bersama jajaran pengurus dan anggota merayakan perjalanan organisasi yang telah memasuki hampir dua dekade. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengevaluasi arah organisasi ke depan.
“Perayaan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga refleksi perjalanan PerCa Indonesia selama 18 tahun dalam mengawal berbagai isu perkawinan campuran,” ujar Rulita.
Dalam rangkaian acara, PerCa Indonesia menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari fashion show dan cultural appreciation, pemaparan perjalanan serta pencapaian organisasi, hingga pemberian apresiasi kepada anggota dan pihak yang berkontribusi.
Sementara itu, dalam RUA 2026 dibahas sejumlah agenda penting, di antaranya laporan kegiatan periode 2025–2026, laporan keuangan tahun 2025, serta pengesahan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Selain itu, forum juga akan membahas rencana kegiatan serta susunan pengurus untuk periode 2026 mendatang.
PerCa Indonesia selama ini aktif mengawal berbagai isu terkait perkawinan campuran, mulai dari kewarganegaraan, ketenagakerjaan, perjanjian perkawinan, hingga hukum perdata internasional. Melalui kegiatan ini, organisasi berharap dapat terus memperkuat peran dalam memberikan advokasi bagi keluarga perkawinan campuran di Indonesia.
Ketua Umum PerCa Indonesia, Rulita Anggraini, bersama jajaran pengurus dan anggota merayakan perjalanan organisasi yang telah memasuki hampir dua dekade. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mengevaluasi arah organisasi ke depan.
“Perayaan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga refleksi perjalanan PerCa Indonesia selama 18 tahun dalam mengawal berbagai isu perkawinan campuran,” ujar Rulita.
Dalam rangkaian acara, PerCa Indonesia menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari fashion show dan cultural appreciation, pemaparan perjalanan serta pencapaian organisasi, hingga pemberian apresiasi kepada anggota dan pihak yang berkontribusi.
Sementara itu, dalam RUA 2026 dibahas sejumlah agenda penting, di antaranya laporan kegiatan periode 2025–2026, laporan keuangan tahun 2025, serta pengesahan perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Selain itu, forum juga akan membahas rencana kegiatan serta susunan pengurus untuk periode 2026 mendatang.
PerCa Indonesia selama ini aktif mengawal berbagai isu terkait perkawinan campuran, mulai dari kewarganegaraan, ketenagakerjaan, perjanjian perkawinan, hingga hukum perdata internasional. Melalui kegiatan ini, organisasi berharap dapat terus memperkuat peran dalam memberikan advokasi bagi keluarga perkawinan campuran di Indonesia.
(sra)