Advertisement

Seminar Nasional 2026 di UPH Tegaskan Peran Keluarga sebagai Fondasi Persatuan Bangsa

Selasa, 03 Februari 2026 - 20:46 WIB
Advertisement
Tangerang, 3 Februari 2026 – Di tengah dinamika sosial dan tantangan ketahanan keluarga yang semakin kompleks, penguatan peran keluarga kembali ditegaskan sebagai isu strategis bagi persatuan bangsa. Hal ini menjadi semangat utama rangkaian Natal Nasional 2025 bertema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24).

Sebagai bagian dari rangkaian tersebut, Universitas Pelita Harapan (UPH) menjadi tuan rumah Seminar Nasional 2026 yang digelar di Auditorium Grand Chapel, Kampus UPH Lippo Village, Tangerang. Kegiatan ini diikuti lebih dari 2.000 peserta secara luring dan daring dari berbagai kalangan, mulai dari civitas academica UPH, siswa dan guru sekolah di bawah naungan UPH, keluarga besar Lippo Group, hingga masyarakat umum.

Sebelumnya, rangkaian Natal Nasional 2025 telah diselenggarakan di sembilan kota di Indonesia dan diisi dengan berbagai aksi sosial, seperti bantuan bencana, beasiswa, renovasi gereja, hingga penyaluran bantuan kemanusiaan.

Rektor UPH, Dr. (Hon.) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., dalam sambutannya menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam pembentukan karakter, iman, dan nilai kehidupan melalui pendidikan.

“Melalui pendidikan, UPH ingin terus menjadi alat Tuhan untuk membawa harapan dan dampak positif bagi bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Maruarar Sirait, S.I.P., Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI sekaligus Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, menekankan pentingnya aksi nyata dalam membangun bangsa. Ia memaparkan berbagai program sosial yang telah dilaksanakan, termasuk pembagian paket pendidikan, renovasi gereja, bantuan sembako, pembangunan jembatan di Papua, hingga distribusi puluhan ribu Alkitab.

Acara juga diwarnai dengan penyerahan simbolis lima unit ambulans hasil dukungan PT Astra International Tbk kepada lima lembaga lintas agama. Total bantuan ambulans sepanjang rangkaian Natal Nasional 2025 mencapai 35 unit.

Seminar Nasional 2026 menghadirkan dua narasumber utama, yakni Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, serta Dr. (H.C.) James T. Riady, Pendiri Yayasan Pendidikan Pelita Harapan.

Prof. Brian menegaskan peran strategis pendidikan dalam mencetak SDM unggul yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Pendidik adalah garda terdepan dalam membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan zaman,” tegasnya.

Sementara itu, Dr. James menyoroti pentingnya pembaruan diri dan kekuatan relasi keluarga sebagai dasar lahirnya bangsa yang kuat.

“Bangsa yang kuat lahir dari keluarga yang kuat. Setiap kesulitan selalu membuka kesempatan untuk pemulihan,” ujarnya.

Koordinator Seminar Nasional 2026, Pdt. Prof. Binsar Jonathan Pakpahan, Ph.D., menambahkan bahwa kampus menjadi ruang strategis untuk menanamkan kembali nilai keluarga, iman, dan ketahanan generasi muda.

Selain seminar, acara juga diisi dengan sesi refleksi iman yang menekankan peran pendidikan dalam membentuk manusia secara utuh — tidak hanya secara intelektual, tetapi juga spiritual dan karakter.

Melalui Seminar Nasional 2026, UPH bersama Panitia Natal Nasional 2025 meneguhkan kembali peran keluarga sebagai fondasi persatuan bangsa serta mengajak generasi penerus untuk menghadirkan dampak nyata bagi Indonesia.
(sra)
Advertisement
Tim Editor :
Isra Triansyah
Isra Triansyah
Editor
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Advertisement