Darma Henwa Targetkan Produksi Batu Bara 24 Juta Ton
Jum'at, 12 Mei 2017 - 16:20 WIB
A
A
A
Emiten kontraktor tambang batu bara milik Grup Bakrie, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) tahun ini menargetkan produksi batu bara menjadi 24 juta ton. Jumlah ini meningkat 60 persen dibanding produksi tahun lalu yang mencapai 15 juta ton.
Perseroan akan meningkatkan kapasitas produksi di proyek-proyek eksisting, yaitu proyek batu bara Bengalon (Kalimantan Timur) milik PT Kaltim Prima Coal (KPC), proyek batu bara Asam Asam (Kalimantan Selatan) milik PT Arutmin Indonesia, proyek batu bara Satui (Kalimantan Selatan) dari PT Cakrawala Langit Sejahtera, dan proyek jasa pelayanan pelabuhan PT Dire Pratama di Lubuk Tutung, Kalimantan Timur.
Untuk menjamin ketersediaan dana ekspansi produksi, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan memutuskan tidak ada pembagian dividen kepada pemegang saham, karena laba bersih 2016 akan digunakan untuk modal perseroan. Adapun Laba bersih perseroan sepanjang 2016 meningkat 18 persen menjadi 549,9 ribu dolar AS dari tahun sebelumnya yang mencapai 465,8 ribu dolar AS.
Kinerja operasional di tahun 2016 mengalami pertumbuhan yang tercermin dari kenaikan volume produksi lapisan penutup dan batu bara. Di tahun 2016, perseroan membukukan pendapatan sebesar 259,1 juta dolar AS atau meningkat 8 persen dari tahun sebelumnya sebesar 240,1 juta dolar AS.
Perseroan akan meningkatkan kapasitas produksi di proyek-proyek eksisting, yaitu proyek batu bara Bengalon (Kalimantan Timur) milik PT Kaltim Prima Coal (KPC), proyek batu bara Asam Asam (Kalimantan Selatan) milik PT Arutmin Indonesia, proyek batu bara Satui (Kalimantan Selatan) dari PT Cakrawala Langit Sejahtera, dan proyek jasa pelayanan pelabuhan PT Dire Pratama di Lubuk Tutung, Kalimantan Timur.
Untuk menjamin ketersediaan dana ekspansi produksi, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan memutuskan tidak ada pembagian dividen kepada pemegang saham, karena laba bersih 2016 akan digunakan untuk modal perseroan. Adapun Laba bersih perseroan sepanjang 2016 meningkat 18 persen menjadi 549,9 ribu dolar AS dari tahun sebelumnya yang mencapai 465,8 ribu dolar AS.
Kinerja operasional di tahun 2016 mengalami pertumbuhan yang tercermin dari kenaikan volume produksi lapisan penutup dan batu bara. Di tahun 2016, perseroan membukukan pendapatan sebesar 259,1 juta dolar AS atau meningkat 8 persen dari tahun sebelumnya sebesar 240,1 juta dolar AS.
(rat)