Detektif Singkong, Inovasi Pendeteksi Merkuri Produk Kosmetik
Jum'at, 07 Februari 2020 - 19:59 WIB
A
A
A
Mahasiswa Analis Kesehatan FIK UM Surabaya, Aisyah, Elyn Yulia Federova dan Karunia Millenia Putri Susanto, menyelesaikan proses destilasi singkong untuk dijadikan "Detektif Singkong", di Laboratorium Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Jumat (7/2/2020). Inovasi "Detektif Singkong" tersebut untuk mendeteksi bahaya kosmetik yang mengandung merkuri.
Metode yang digunakan cukup sederhana, yakni mencampurkan pereaksi dengan produk kosmetik yang ingin diperiksa. Jika terjadi perubahan warna menjadi hitam, maka produk tersebut positif mengandung merkuri. Warna hitam terbentuk karena adanya reaksi antara sianida (ekstrak singkong) dan merkuri pada kosmetik.
Metode yang digunakan cukup sederhana, yakni mencampurkan pereaksi dengan produk kosmetik yang ingin diperiksa. Jika terjadi perubahan warna menjadi hitam, maka produk tersebut positif mengandung merkuri. Warna hitam terbentuk karena adanya reaksi antara sianida (ekstrak singkong) dan merkuri pada kosmetik.
(rat)