Dorong Perekonomian...
1/3
Calon nasabah saat membuka aplikasi Dompet Kilat melalui ponsel, Jakarta.
Dorong Perekonomian...
2/3
. Perusahaan peer-to-peer (P2P) lending berlisensi dan salah satu pelopor di industri fintech Indonesia, Dompet Kilat memperkenalkan tiga layanan baru yang dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian masyarakat Indonesia yang terpukul akibat dampak pandemi Covid-19.
Dorong Perekonomian...
3/3
Calon nasabah saat membuka aplikasi Dompet Kilat melalui ponsel, Jakarta, Kamis (15/4/2021).
Dorong Perekonomian...
Dorong Perekonomian...
Dorong Perekonomian...

Dorong Perekonomian Indonesia di Tengah Pandemi, Dompet Kilat Hadirkan Tiga Layanan Terbaru

Kamis, 15 April 2021 - 12:45 WIB
A A A
Calon nasabah saat membuka aplikasi Dompet Kilat melalui ponsel, Jakarta, Kamis (15/4/2021). Perusahaan peer-to-peer (P2P) lending berlisensi dan salah satu pelopor di industri fintech Indonesia, Dompet Kilat memperkenalkan tiga layanan baru yang dapat mendorong pertumbuhan UMKM dan perekonomian masyarakat Indonesia yang terpukul akibat dampak pandemi Covid-19. Ketiga layanan terbaru ini sejalan dengan rebranding Dompet Kilat yang berkomitmen mengentaskan kesenjangan finansial untuk mendorong Indonesia lebih maju.

Sejak diluncurkan pada tahun 2016, Dompet Kilat telah diunduh lebih dari 600.000 pengguna di Google Play Store dan telah memfasilitasi lebih dari 16.000 peminjam dengan total transaksi lebih dari 22.000. Dompet Kilat juga menjadi perusahaan P2P lending pertama yang mendapatkan lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menjadi salah satu pelopor fintech P2P lending di tanah air, Dompet Kilat bangga karena menjadi bagian yang mendukung tata kelola pembiayaan yang tepat dan berupaya menjawab berbagai tantangan, seperti terkait mencekiknya bunga pinjaman dalam industri P2P lending.

CEO Dompet Kilat, Sunu Widyatmoko mengatakan, Dompet Kilat hadir sebagai solusi dalam memenuhi tujuan finansial bagi para peminjam maupun pendana (investor). "Pandemi ini sangat berdampak pada kita semua, itulah sebabnya Dompet Kilat bertekad untuk memberikan kesempatan berjuang bagi pelaku UMKM dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Kami juga melihat peluang bagi masyarakat Indonesia untuk mengembangkan bisnis di sektor produktif seperti pertanian, peternakan, usaha mikro dan lain sebagainya yang secara tidak langsung mempengaruhi Dompet Kilat untuk menghadirkan tiga layanan terbarunya, yakni Agri Kilat, Modal Kilat, dan Gaji Kilat," kata Sunu, Kamis (15/4).

Sektor pertanian secara khusus merupakan penyumbang terbesar kedua bagi perekonomian Indonesia, mencatat pertumbuhan 1,75 persen pada tahun 2020. "Selain itu, semakin banyaknya para pelaku UMKM yang go digital membuat kami kian optimis dengan pertumbuhan fintech P2P lending di tahun 2021," ujarnya.

Apalagi di tengah pandemi, Indonesia masih mampu mencatatkan pertumbuhan nilai pendanaan sebesar Rp 73 triliun atau 25 persen dan peningkatan permintaan pinjaman yang stabil sampai dengan akhir tahun lalu. "Ini menjadi tanda positif karena pertumbuhan UMKM seringkali menjadi pendorong perekonomian suatu negara, ”ungkap Sunu.

Pergeseran UMKM ke platform digital sangat dipengaruhi oleh berbagai kemudahan dan bantuan akses dari pemerintah guna membangun rekam jejak online yang positif sehingga mampu mengakses permodalan yang lebih mudah. Saat ini bantuan permodalan sangat dibutuhkan sektor UMKM mengingat sektor tersebut sangat terdampak oleh pandemi Covid-19.

Rebranding Dompet Kilat terlihat pada tiga layanan baru yang dihadirkan, yakni Agri Kilat, Modal Kilat, dan Gaji Kilat.Layanan ini diharapkan dapat memberikan warna baru dan mendorong perekonomian Indonesia kedepan sekaligus membantu mewujudkan inklusi keuangan pada masyarakat.

Agri Kilat, misalnya, diciptakan sebagai jawaban atas minimnya ketersediaan pembiayaan modal kerja pada sektor agribisnis seperti pertanian padi, jagung, budidaya udang, dan peternakan ayam. Model pinjaman didasarkan pada pendekatan ekosistem tertutup.

Setelah ekosistem dinilai berada di atas parameter penerimaan risiko Dompet Kilat, maka proses pengajuan dapat diterima. Fitur utama Agri Kilat adalah membantu arus kas agar sesuai dengan persyaratan pembiayaan dalam siklus kas bisnis. Pendekatan ini tidak hanya memenuhi permintaan saat ini tetapi juga mampu mengurangi risiko pinjaman dengan signifikan.

Modal Kilat merupakan pinjaman modal kerja jangka pendek. Modal Kilat hadir untuk memberikan fasilitas pembiayaan kepada startup yang membutuhkan pendanaan dengan tujuan memacu pertumbuhan bisnis baru dan upaya ekspansi.

Saat ini di Indonesia, kebutuhan pembiayaan UMKM yang sangat besar tidak terjangkau oleh banyak lembaga keuangan. Bertekad untuk menjembatani kesenjangan ini, Modal Kilat adalah penawaran layanan yang disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang spesifik. Dompet Kilat biasanya bermitra dengan agregator untuk menilai risiko dan mengawasi kinerja operasional bisnis.

Dompet Kilat memahami tantangan yang dihadapi oleh karyawan di Indonesia. Untuk memberikan penawaran yang lebih baik kepada tenaga kerja, Dompet Kilat menghadirkan Gaji Kilat, sebuah layanan penyedia dana yang diperlukan perusahaan dalam membantu karyawan. Untuk pembayaran, setiap bulan gaji karyawan di rekening bank akan otomatis terpotong dengan beban bunga yang wajar. Dompet Kilat memastikan tidak akan sejalan dengan pinjaman berbunga tinggi yang diperuntukkan bagi karyawan.

Dengan tiga layanan baru ini, Dompet Kilat berupaya memberikan peluang bagi pemilik bisnis baru agar dapat mempertahankan bisnis bahkan berkembang di tengah pandemi. Bagi masyarakat yang berminat dapat segera mengajukan penawaran layanan Dompet Kilat melalui aplikasi seluler dengan tampilan baru yang tersedia di Google Play Store.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi situs: https://www.dompetkilat.co.id/
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Koperasi Dorong Kebangkitan...
Koperasi Dorong Kebangkitan Perekonomian Nasional di Tengah Pandemi
Gojek Hadirkan Layanan...
Gojek Hadirkan Layanan Terbaru 'GoDineIn'
Layanan Tiki Drive Thru...
Layanan Tiki Drive Thru Jadi Pilihan di Tengah Pandemi
BTN Agresif Dorong UMKM...
BTN Agresif Dorong UMKM di Tengah Pandemi Covid-19
Pertamina Terus Dorong...
Pertamina Terus Dorong Pertumbuhan UMKM di Tengah Pandemi Covid-19
Pantang Menyerah, Indonesia...
Pantang Menyerah, Indonesia Terus Tumbuh di Tengah Pandemi
Foto Terkini
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
5 jam yang lalu
Barang-Barang Eks Hotel...
Barang-Barang Eks Hotel Sultan Mulai Direlokasi
6 jam yang lalu
Kickoff IID 2026, BSKDN...
Kickoff IID 2026, BSKDN Kemendagri Ajak Daerah Perkuat Inovasi di Tengah Tantangan Fiskal
9 jam yang lalu
Mengintip De Tiger,...
Mengintip De Tiger, Bar Speakeasy Poolside di Kota Tua yang Akan Dibuka Pekan Ini
10 jam yang lalu
Bea Cukai Sita Ribuan...
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
18 jam yang lalu
Operasional Bertahap...
Operasional Bertahap KRL di Stasiun JIS Mulai Layani Penumpang
23 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Kejari Jakarta Selatan...
Kejari Jakarta Selatan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Tiba di Kejari Jaksel, Teriakkan Takbir dan Kepalkan Tangan Saat Turun dari Mobil Tahanan
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
Empat Siswa Raih Gelar...
Empat Siswa Raih Gelar Absolute Winner, Indonesia Juara Umum STEMCO Math Global Round 2026
Pramono Janjikan Perbaikan...
Pramono Janjikan Perbaikan Skatepark Dukuh Atas
Puncak Harganas 2026...
Puncak Harganas 2026 Perkuat Peran Ayah Lewat GATI