Gerak Cepat Antisipasi...
1/3
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengikuti kegiatan panen bersama petani di Dusun Sadariwan, Desa Kedungjaya, Karawang, Jawa Barat.
Gerak Cepat Antisipasi...
2/3
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengikuti kegiatan panen bersama petani di Dusun Sadariwan, Desa Kedungjaya, Karawang, Jawa Barat.
Gerak Cepat Antisipasi...
3/3
Kegiatan panen padi bersama KSAD Dudung tersebut menggambarkan adanya peran serta TNI AD dalam membantu masyarakat untuk meningkatkan produksi pangan, khususnya padi melalui pengawalan dan pendampingan kepada para petani dalam penggarapan lahan.
Gerak Cepat Antisipasi...
Gerak Cepat Antisipasi...
Gerak Cepat Antisipasi...

Gerak Cepat Antisipasi Krisis Pangan, KSAD Dudung Ciptakan Lahan Tidur Jadi Lahan Produktif

Senin, 04 Juli 2022 - 16:59 WIB
A A A
JAKARTA- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman terus berupaya keras mewujudkan program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Misalnya saja, dengan menjadikan sektor pertanian sebagai program strategis nasional untuk mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bentuk dukungan KSAD Dudung tersebut berupa kebijakan yang disampaikan kepada satuan jajaran TNI AD agar menciptakan lahan kosong menjadi lahan produktif yang bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian untuk meningkatkan produksi pangan, sekaligus mengantisipasi jika sewaktu-waktu terjadi krisis pangan.

Kebijakan KSAD Dudung tersebut telah diimplementasikan Pangkostrad Letjen TNI Maruli Simanjuntak melalui pengolahan lahan kosong milik Kostrad seluas 37 hektar yang berlokasi di Dusun Sadariwan, Desa Kedungjaya, Kecamatan Cibuaya, Karawang melalui kerja sama penggarapan lahan pertanian padi dengan warga masyarakat setempat.

KSAD Dudung hadir ke Dusun Sadariwan, Desa Kedungjaya, disamping untuk melaksanakan panen bersama di lahan pertanian milik Kostrad yang sebelumnya merupakan lahan tidur, sekaligus untuk melihat sejauh mana respons satuan jajaran TNI AD yang sudah mendapat perintah untuk mengimplementasikan Tujuh Perintah Harian KSAD khususnya pada butir kelima, di mana TNI AD harus hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat, apaun bentuknya dan senantiasa menjadi solusi.

“Saya ingin melihat bagaimana satuan-satuan mengimplementasikan perintah saya untuk membantu masyarakat yang terdampak masalah ekonominya setelah Covid-19,” ujar Jenderal Dudung, Sabtu (2/7/2022).

Kegiatan panen padi bersama KSAD Dudung tersebut menggambarkan adanya peran serta TNI AD dalam membantu masyarakat untuk meningkatkan produksi pangan, khususnya padi melalui pengawalan dan pendampingan kepada para petani dalam penggarapan lahan.

“Kegiatan panen padi bersama ini telah menunjukkan adanya kebersamaan rakyat dengan TNI AD dalam upaya menyukseskan salah satu program Pemerintah untuk menciptakan ketahanan pangan nasional. Karenanya TNI AD akan selalu hadir di tengah-tengah kesulitan masyarakat apapun kesulitan itu dan bisa memberikan solusi,” ujar KSAD Jenderal Dudung.

Sementara itu, langkah KSAD Dudung mendapatkan apresiasi tinggi dari pengamat ekonomi, Apep Agustiawan. Sebab menurutnya, krisis global membuat Indonesia harus mempersiapkan langkah antisipatif terhadap setiap dampak yang mungkin terjadi terkait keamanan dan stabilitas pangan dalam negeri. Bahkan, harga komoditas dunia juga kerap naik dan itu sangat mempengaruhi kondisi pasokan pangan di Indonesia.

"Persoalan pangan ini harus diakui jadi bagian dari masalah global yang juga dihadapi oleh negara-negara lain di dunia. Tentu kita harus berjuang keras supaya memiliki ketahanan pangan yang lebih baik, salah satunya dengan bantuan TNI atau dalam hal ini yang sedang dikerjakan KSAD Jenderal Dudung," terangnya, Senin (4/7/2022).

Para pemangku kepentingan, dilanjutkannya, harus bersinergis dan berupaya memperkuat sumber daya yang dimiliki agar mampu memberi jaminan ketahanan pangan. Setidaknya, menurutnya lagi, selama pemulihan untuk bangkit dari pandemi Covid-19.

Sebab ketahanan pangan merupakan keadaan ketika semua orang memiliki akses sosial dan ekonomi terhadap kecukupan pangan yang bergizi untuk hidup produktif dan sehat. Sayangnya, krisis yang terjadi di dunia sering kali mengganggu stabilitas komoditas pangan dunia, akibat terjadinya lonjakan intervensi perdagangan dan pembatasan ekspor pangan.

"Kalau kita kuat, tentu tidak bergantung dengan orang lain. Kita mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri, kebutuhan dalam negeri, yang di antaranya seperti Pak KSAD yang cerdas dan berkomitmen, bergerak cepat dengan memerintahkan seluruh Pangdam untuk memetakan lahan tidur dan memanfaatkannya, untuk kepentingan pertahanan pangan dan rakyat," tambahnya.

Berbagai langkah KSAD Dudung juga dinilai brilian, strategis yang terukur, lewat kolaborasi yang baik antara para pemangku kepentingan dan masyarakat, agar mampu mewujudkan ketahanan pangan yang lebih baik.

Diharapkannya, KSAD Dudung mampu menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Selain itu, menciptakan terobosan anak bangsa, dalam menghasilkan bibit unggul tanaman pangan, produksi pupuk dan sejumlah inovasi lainnya harus mendapatkan dukungan yang memadai demi kemandirian pasokan pangan nasional.

Kemudian, bisa membantu pendampingan dan pemberdayaan petani, digitalisasi pertanian, hingga rantai pasokan yang mampu meningkatkan nilai pangan dan untuk jangka panjang dengan memperkenalkan teknologi pangan yang lebih adaptif terhadap perubahan.

Dalam pandangnya lagi, permasalahan pangan itu mencakup aspek produksi, distribusi dan konsumsi masyarakat.

Oleh karena itu, masalah pangan sangat dipengaruhi alih fungsi lahan dan degradasi lahan di sisi produksi, pertumbuhan penduduk dan meningkatnya status ekonomi yang mempengaruhi pola konsumsi dan pada akhirnya berpengaruh pada ketersediaan pangan.

Pasalnya, pemberdayaan petani dari sisi kemampuan dan kreativitas juga harus menjadi kepedulian bersama agar, dalam hal ini termasuk KSAD Dudung, mampu mendorong produktivitas pangan nasional.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Ganjar Gerak Cepat Antisipasi...
Ganjar Gerak Cepat Antisipasi Penyebaran Antraks
Kreativitas Warga Papanggo,...
Kreativitas Warga Papanggo, Ubah Lahan Terlantar Jadi Pertanian Produktif
KSAD Jenderal TNI Dudung...
KSAD Jenderal TNI Dudung Luncurkan Buku Biografi Berjudul Loper Koran Jadi Jenderal
Gerak Cepat Cegah Ancaman...
Gerak Cepat Cegah Ancaman Krisis Air, Prabowo Resmikan 11 Sumber Mata Air di Sumbawa
Foto Terkini
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
10 jam yang lalu
Barang-Barang Eks Hotel...
Barang-Barang Eks Hotel Sultan Mulai Direlokasi
11 jam yang lalu
Kickoff IID 2026, BSKDN...
Kickoff IID 2026, BSKDN Kemendagri Ajak Daerah Perkuat Inovasi di Tengah Tantangan Fiskal
14 jam yang lalu
AHM Luncurkan New Honda...
AHM Luncurkan New Honda Vario Evo 160 dengan Desain dan Fitur Baru
15 jam yang lalu
Mengintip De Tiger,...
Mengintip De Tiger, Bar Speakeasy Poolside di Kota Tua yang Akan Dibuka Pekan Ini
15 jam yang lalu
Bea Cukai Sita Ribuan...
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
23 jam yang lalu
Foto Terpopuler
Kejari Jakarta Selatan...
Kejari Jakarta Selatan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Tiba di Kejari Jaksel, Teriakkan Takbir dan Kepalkan Tangan Saat Turun dari Mobil Tahanan
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
Empat Siswa Raih Gelar...
Empat Siswa Raih Gelar Absolute Winner, Indonesia Juara Umum STEMCO Math Global Round 2026
Peringatan Hari Menstruasi...
Peringatan Hari Menstruasi Sedunia 2026 di Jakarta Utara: Kolaborasi Lintas Sektor Serukan Dunia yang Ramah Menstruasi
Puncak Harganas 2026...
Puncak Harganas 2026 Perkuat Peran Ayah Lewat GATI