Gempur Rokok Ilegal,...
1/3
Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Timur I Untung Basuki memberikan paparan saat meninjau fasilitas produksi Sigaret Kretek Tangan (SKT) PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di Jl. Rungkut Industri Raya, Surabaya, Selasa (10/10/2023).
Gempur Rokok Ilegal,...
2/3
Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Timur I Untung Basuki memberikan paparan saat meninjau fasilitas produksi Sigaret Kretek Tangan (SKT) PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di Jl. Rungkut Industri Raya, Surabaya, Selasa (10/10/2023).
Gempur Rokok Ilegal,...
3/3
Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Timur I Untung Basuki memberikan paparan saat meninjau fasilitas produksi Sigaret Kretek Tangan (SKT) PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di Jl. Rungkut Industri Raya, Surabaya, Selasa (10/10/2023).
Gempur Rokok Ilegal,...
Gempur Rokok Ilegal,...
Gempur Rokok Ilegal,...

Gempur Rokok Ilegal, Upaya Bea Cukai Jaga Keberlangsungan Industri Padat Karya

Selasa, 10 Oktober 2023 - 20:14 WIB
A A A
SURABAYA – Upaya kolaborasi terus dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Gempur Rokok Ilegal dengan tujuan menekan laju peredaran rokok ilegal di pasaran. Hal tersebut disampaikan di sela-sela kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Bea dan Cukai Jawa Timur I Untung Basuki ke fasilitas produksi Sigaret Kretek Tangan (SKT) PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) di Jl. Rungkut Industri Raya, Surabaya, Selasa (10/10/2023).

Kakanwil Bea Cukai Jatim I Untung Basuki mengatakan, maraknya peredaran rokok ilegal merugikan negara dan berbagai pihak. Rokok ilegal tidak bisa diteruskan dan harus digempur. Sehingga sektor padat karya di SKT bisa terus diselamatkan.

“Kita memahami betapa pentingnya penerimaan negara dari sektor Industri Hasil Tembakau (IHT). Jatim sendiri penopang ekonominya juga dari IHT. Karenanya, segmen SKT perlu mendapatkan perlindungan karena memiliki kontribusi penting pada penerimaan CHT (cukai hasil tembakau),” katanya.

Untung melanjutkan, para pekerja yang ada di sektor IHT harus terus semangat. Pasalnya, dengan terus berkembangnya SKT, maka Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) akan terus naik.

Ia menambahkan, hasil dari IHT sudah dipakai untuk banyak kebutuhan masyarakat di Indonesia.

“Sudah dibuat rumah sakit, dibuat membangun sekolah dan (bagi) para pekerja SKT yang didominasi perempuan. Semoga bisa terus mendapatkan BLT (Bantuan Langsung Tunai) DBHCHT untuk menunjang kesejahteraan mereka,” kata Untung.

Selain dalam bentuk BLT DBHCHT, dana ini juga dialokasikan sebagai penegakan hukum untuk menekan peredaran rokok ilegal di daerah. “Kita harus gempur rokok ilegal. Dan ibu-ibu di SKT berperan dalam kebermanfaatan buat negara. Dari tangan perempuan hebat di SKT, maka negara dapat pundi-pundi penerimaan. Salah satu ya dari cukai. Keberadaan IHT yang masih padat karya, maka peran ibu-ibu ini tidak tergantikan,” ujarnya.

Kedatangan pejabat DJBC dan Kepala Kanwil Bea Cukai Jatim I disambut ribuan karyawan SKT yang didominasi oleh para perempuan. Mereka pun mengucapkan selamat Hari Bea Cukai yang ke-77 diiringi ucapan doa dan harapan untuk keberlangsungan SKT dan industri padat karya di sektor IHT dan menyampaikan rasa terima kasih atas BLT DBHCHT yang mereka terima.

Secara terpisah, Direktur Sampoerna Elvira Lianita menuturkan, Sampoerna mendukung penuh upaya pemerintah dalam pemberantasan rokok ilegal melalui peran aktif dalam proses identifikasi, otentifikasi, serta penyelidikan. Untuk itu, pihaknya siap bekerja sama dengan DJBC untuk memberantas rokok ilegal di Indonesia.

“Rokok ilegal sangat meresahkan. Peredaran produk tembakau ilegal menimbulkan kerugian bagi seluruh para pemangku kepentingan, seperti kerugian penerimaan cukai bagi pemerintah, kerugian kualitas produk bagi konsumen, hingga kerugian yang dapat berdampak kepada perusahaan tembakau legal dan tentunya, serapan tenaga kerja, utamanya di segmen padat karya SKT. Terima kasih atas komitmen, perhatian, dan dukungan pemerintah, khususnya jajaran DJBC, untuk menjaga kelangsungan tenaga kerja di IHT, khususnya di segmen SKT yang padat karya,” ujar Elvira.

Ia melanjutkan, Sampoerna dan 38 Mitra Produksi Sigaret saat ini mempekerjakan lebih dari 67.000 ibu-ibu pelinting di seluruh pulau Jawa atau ada penambahan sekitar 11.000 tenaga kerja dibandingkan tahun lalu. “Peningkatan serapan tenaga kerja ini merupakan hasil dari keberpihakan Pemerintah dalam kebijakan cukai SKT yang berperan langsung pada serapan tenaga kerja,” jelasnya.

Sebagai informasi, tenaga kerja SKT mewakili sekitar 88% dari total keseluruhan tenaga kerja Sampoerna yang mencapai lebih dari 76.000 karyawan. “Sebagai perusahaan yang telah beroperasi selama lebih dari 110 tahun di Indonesia, kami berkomitmen untuk terus menciptakan nilai ekonomi jangka panjang, salah satunya dengan memastikan kesejahteraan karyawan hingga memberi manfaat bagi perekonomian sekitar,” lanjut Elvira.

"Saya senang sekali bisa bertemu langsung dengan pejabat Bea Cukai. Selamat Hari Bea Cukai. Ayo kita gempur rokok palsu (ilegal), jangan sampai saya dan teman-teman jadi kehilangan kerjaan. Saya senang sekali menerima dana BLT, bisa bantu untuk bayar semesteran anak saya yang lagi kuliah,” ujar Suhartini, salah satu pelinting SKT Sampoerna.

Para ibu-ibu yang terlibat di SKT selama ini juga menjadi tulang punggung keluarga. Mereka rata-rata sudah puluhan tahun bekerja di IHT. “Kami bangga karyawan SKT Sampoerna didominasi oleh perempuan-perempuan hebat yang mayoritas mengemban peran ganda sebagai tulang punggung keluarga,” ucapnya.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Bea Cukai Juanda Musnahkan...
Bea Cukai Juanda Musnahkan 1,2 Juta Batang Rokok Ilegal dan Barang Pornografi
Bea Cukai Banda Aceh...
Bea Cukai Banda Aceh Musnahkan Barang Impor Ilegal
Bea Cukai Gagalkan Peredaran...
Bea Cukai Gagalkan Peredaran Pisau Cukur Impor Ilegal dari China
Bea Cukai Sulbagsel...
Bea Cukai Sulbagsel dan Makassar Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp5,9 Miliar
Bea Cukai dan Satgas...
Bea Cukai dan Satgas PAM Lanudal Juanda Sita Ratusan Handphone Ilegal Asal Kawasan Bebas Batam
Jika Kebijakan Bea Masuk...
Jika Kebijakan Bea Masuk Barang 200 Persen Tak Dibarengi Penegakkan Hukum, Darmadi Durianto: Barang Ilegal Bisa Banjiri Industri Dalam Negeri
Foto Terkini
Pameran Weaving Wonders...
Pameran Weaving Wonders Angkat Peran Perempuan NTT
17 jam yang lalu
Enesis Group Raih 5...
Enesis Group Raih 5 Penghargaan HR Asia Awards 2026
18 jam yang lalu
KAI Perkuat Transformasi...
KAI Perkuat Transformasi Energi Lewat Biodiesel B50
1 hari yang lalu
Pororo Carnival Ramaikan...
Pororo Carnival Ramaikan Liburan Sekolah di Kota Kasablanka
1 hari yang lalu
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
1 hari yang lalu
Polisi Hadang Massa...
Polisi Hadang Massa Aksi di Jalan Jenderal Sudirman
2 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Ratusan Mahasiswa Gelar...
Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Longmarch dari Senayan ke Bundaran HI
Sampoerna Raih Penghargaan...
Sampoerna Raih Penghargaan di Forum CSR Jabar 2026
Polisi Hadang Massa...
Polisi Hadang Massa Aksi di Jalan Jenderal Sudirman
KACA 2026 Tegaskan Kekuatan...
KACA 2026 Tegaskan Kekuatan K-Wave sebagai Motor Kolaborasi Brand dan Komunitas Penggemar
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
ANKER soundcore Luncurkan...
ANKER soundcore Luncurkan Liberty 5 Pro Series, Earbuds AI untuk Produktivitas dan Komunikasi Modern