Menteri ATR/BPN AHY...
1/4
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan jajaran Forkopimda Jateng memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus mafia tanah, di Lobby Mapolda Jateng, Senin (15/7/2024).
Menteri ATR/BPN AHY...
2/4
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan jajaran Forkopimda Jateng memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus mafia tanah, di Lobby Mapolda Jateng, Senin (15/7/2024).
Menteri ATR/BPN AHY...
3/4
AHY menegaskan penanganan kasus mafia tanah sangat penting untuk menghadirkan keadilan atas urusan tanah dan tata ruang di Indonesia. Hal ini juga bertujuan untuk memastikan kepastian hukum dan menciptakan iklim investasi yang kompetitif dan menjanjikan bagi para investor.
Menteri ATR/BPN AHY...
4/4
AHY menjelaskan bahwa secara nasional tahun 2024 ada 87 kasus mafia tanah yang menjadi target operasi tahun ini. Dalam lima bulan terakhir, beberapa kasus telah diungkap, termasuk di Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, Jambi, dan hari ini di Jawa Tengah, Total potensi kerugian negara dan masyarakat yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 5,16 triliun.
Menteri ATR/BPN AHY...
Menteri ATR/BPN AHY...
Menteri ATR/BPN AHY...
Menteri ATR/BPN AHY...

Menteri ATR/BPN AHY Ungkap Kasus Mafia Tanah Terbesar di Jawa Tengah

Senin, 15 Juli 2024 - 22:11 WIB
A A A
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan jajaran Forkopimda Jateng memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus mafia tanah, di Lobby Mapolda Jateng, Senin (15/7/2024). AHY menegaskan penanganan kasus mafia tanah sangat penting untuk menghadirkan keadilan atas urusan tanah dan tata ruang di Indonesia. Hal ini juga bertujuan untuk memastikan kepastian hukum dan menciptakan iklim investasi yang kompetitif dan menjanjikan bagi para investor. AHY menjelaskan bahwa secara nasional tahun 2024 ada 87 kasus mafia tanah yang menjadi target operasi tahun ini. Dalam lima bulan terakhir, beberapa kasus telah diungkap, termasuk di Jawa Timur, Sulawesi Tenggara, Jambi, dan hari ini di Jawa Tengah, Total potensi kerugian negara dan masyarakat yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 5,16 triliun.

Menteri ATR BPN menyebutkan untuk Kasus pertama di Polda Jateng melibatkan pemalsuan akta otentik yang berkaitan dengan dunia usaha dan investasi di Kabupaten Grobogan. Kasus kedua adalah penipuan serta penggelapan dana transaksi jual beli tanah kavling rumah di Kota Semarang."Untuk kasus pertama, objek masalah adalah lahan eks HGB seluas 82,6 hektar dengan tersangka DB (66), direktur PT Azam Anugerah Abadi (AAA), sementara korbannya adalah PT Azam Laksana Intan Buana (ALIB). Sementara itu untuk kasus kedua melibatkan tersangka DBP (34) di Kota Semarang," jelas AHY. " Kasus DB telah dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Negeri Purwodadi, sementara kasus DBP sudah masuk tahap dua yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum (JPU)," pungkasnya.

Sementara Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap praktik-praktik ilegal yang terkait dengan tanah dan melaporkannya kepada pihak berwenang. “Keselamatan dan keamanan tanah Anda adalah prioritas kami, Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa hak-hak Anda terlindungi dari tindakan mafia tanah,” katanya. Pihaknya berkomitmen beri jaminan keamanan dan kepastian hukum bagi pemilik tanah yang sah. Menurutnya, penanganan kasus mafia tanah adalah bentuk jaminan keamanan dan memerlukan kolaborasi dan sinergi serta komitmen kuat dari seluruh aparat penegak hukum. “Pengungkapan kasus mafia tanah oleh Polda Jateng bentuk jaminan keamanan dan kepastian hukum bagi pemilik tanah yang sah. Pengungkapan ini akan mendorong perekonomian nasional di Jateng “ ungkapnya

Kapolda menjelaskan bahwa kasus dengan kerugian terbesar berada di Grobogan dengan nilai kerugian mencapai Rp 3,4 triliun, sementara kerugian sebesar Rp1,8 miliar terjadi di wilayah Ungaran, Kabupaten Semarang. Pengungkapan ini merupakan yang terbesar secara nasional. “Ini merupakan pengungkapan kasus mafia tanah yang terbesar secara nasional dalam mengungkap kerugian negara,” ujarnya.

FOTO: Ahmad Antoni
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Raker Komisi II dengan...
Raker Komisi II dengan Menteri ATR/BPN
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap 3 Kasus Pencabulan di Jawa Tengah
Wamen ATR/Waka BPN Serahkan...
Wamen ATR/Waka BPN Serahkan Sertipikat Tanah Makam Sunan Bonang
Nirina Zubir Bersaksi...
Nirina Zubir Bersaksi di Sidang Kasus Mafia Tanah
Raker Menteri ATR/BPN...
Raker Menteri ATR/BPN dengan Komisi II DPR Bahas Evaluasi Kinerja
Dirjen ATR/BPN Ajak...
Dirjen ATR/BPN Ajak Masyarakat Cek Patok Tanah Saat Mudik Lebaran untuk Hindari Sengketa Tanah
Foto Terkini
Pemerintah dan Dunia...
Pemerintah dan Dunia Usaha Perkuat Kolaborasi pada Perayaan Hari Susu Nusantara 2026
4 jam yang lalu
Pawai Obor Meriahkan...
Pawai Obor Meriahkan Penyambutan 1 Muharam 1448 H di Jakarta
13 jam yang lalu
Potret Pawai Obor Malam...
Potret Pawai Obor Malam Pergantian Tahun Baru Islam 1448 H
13 jam yang lalu
Demo Mahasiswa Uhamka...
Demo Mahasiswa Uhamka di Sudirman Diwarnai Saling Dorong dengan Polisi
13 jam yang lalu
Lewat #SiapKejarKebaikan,...
Lewat #SiapKejarKebaikan, UOB TMRW Dukung Pendidikan dan Lingkungan Berkelanjutan
1 hari yang lalu
Sambut Libur Panjang,...
Sambut Libur Panjang, Whoosh Beri Diskon Rombongan hingga 20 Persen
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Enesis Group Raih 5...
Enesis Group Raih 5 Penghargaan HR Asia Awards 2026
Pameran Weaving Wonders...
Pameran Weaving Wonders Angkat Peran Perempuan NTT
GICC Bekali Perusahaan...
GICC Bekali Perusahaan Korea Pemahaman Sertifikasi Halal untuk Pasar Indonesia
Sambut Hari Jadi ke-1343,...
Sambut Hari Jadi ke-1343, Pemkot Palembang Percantik Kawasan Bantaran Musi
Sambut Libur Panjang,...
Sambut Libur Panjang, Whoosh Beri Diskon Rombongan hingga 20 Persen
Semarak Grand Opening...
Semarak Grand Opening 23 Semarang Shopping Center