Catat Rekor MURI, SIG Gelar Pelatihan dan Sertifikasi 500 Ahli Bangunan di Lima Provinsi
Selasa, 03 Februari 2026 - 21:23 WIB
A
A
A
Jakarta, 3 Februari 2026 – Pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus pemerintah dalam meningkatkan daya saing bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Sejalan dengan upaya tersebut, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkolaborasi dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) menyelenggarakan Program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sektor konstruksi.
Program yang diikuti 500 peserta ini dilaksanakan serentak pada Minggu (1/2/2026) di lima daerah, yaitu Kabupaten Bogor, Kota Palembang, Kota Bengkulu, Kota Malang, dan Kota Kendari. Kegiatan ini berhasil meraih Rekor MURI sebagai Pelatihan Tukang Bangunan Serentak di Provinsi Terbanyak. Ke depan, program serupa akan digelar di lebih dari 100 kabupaten/kota dengan target lebih dari 5.000 peserta.
Mengusung tema “Bangga Bangun Keahlian, Bangga Bangun Indonesia”, peserta mendapatkan pembekalan mengenai material semen dan beton, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), metode konstruksi efektif, serta praktik langsung pemasangan material. Proses sertifikasi dilakukan melalui wawancara dan uji keterampilan di lapangan.
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, menyampaikan bahwa program ini mencerminkan komitmen SIG dalam mendukung pembangunan nasional melalui peningkatan kompetensi ahli bangunan yang terampil, profesional, dan bersertifikat. Selain memperkuat keterampilan teknis, SIG juga menekankan pentingnya penerapan K3, khususnya dalam momentum Bulan K3 Nasional 2026.
SIG juga memperkenalkan aplikasi Jago Bangunan sebagai bagian dari peluncuran Akademi Jago Bangunan. Aplikasi ini menyediakan e-learning, katalog produk, layanan konsultasi teknis, fitur komunitas, serta berbagai manfaat lainnya. Hingga kini, anggota komunitas Jago Bangunan SIG telah mencapai hampir 15 ribu orang.
Salah satu peserta, Muhammad Taufik (49) asal Bogor, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat untuk memperbarui pengetahuan seiring perkembangan teknologi konstruksi. Ia juga merasa terbantu dengan kehadiran aplikasi Jago Bangunan sebagai sarana konsultasi teknis.
Program yang diikuti 500 peserta ini dilaksanakan serentak pada Minggu (1/2/2026) di lima daerah, yaitu Kabupaten Bogor, Kota Palembang, Kota Bengkulu, Kota Malang, dan Kota Kendari. Kegiatan ini berhasil meraih Rekor MURI sebagai Pelatihan Tukang Bangunan Serentak di Provinsi Terbanyak. Ke depan, program serupa akan digelar di lebih dari 100 kabupaten/kota dengan target lebih dari 5.000 peserta.
Mengusung tema “Bangga Bangun Keahlian, Bangga Bangun Indonesia”, peserta mendapatkan pembekalan mengenai material semen dan beton, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), metode konstruksi efektif, serta praktik langsung pemasangan material. Proses sertifikasi dilakukan melalui wawancara dan uji keterampilan di lapangan.
Direktur Sales dan Marketing SIG, Dicky Saelan, menyampaikan bahwa program ini mencerminkan komitmen SIG dalam mendukung pembangunan nasional melalui peningkatan kompetensi ahli bangunan yang terampil, profesional, dan bersertifikat. Selain memperkuat keterampilan teknis, SIG juga menekankan pentingnya penerapan K3, khususnya dalam momentum Bulan K3 Nasional 2026.
SIG juga memperkenalkan aplikasi Jago Bangunan sebagai bagian dari peluncuran Akademi Jago Bangunan. Aplikasi ini menyediakan e-learning, katalog produk, layanan konsultasi teknis, fitur komunitas, serta berbagai manfaat lainnya. Hingga kini, anggota komunitas Jago Bangunan SIG telah mencapai hampir 15 ribu orang.
Salah satu peserta, Muhammad Taufik (49) asal Bogor, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat untuk memperbarui pengetahuan seiring perkembangan teknologi konstruksi. Ia juga merasa terbantu dengan kehadiran aplikasi Jago Bangunan sebagai sarana konsultasi teknis.
(sra)