DPW PBB DKI Jakarta Santuni 100 Anak Yatim di Condet, Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Politik Akar Rumput
Senin, 09 Maret 2026 - 06:33 WIB
A
A
A
Jakarta - Suasana Ramadan terasa hangat di kawasan Condet, Jakarta Timur, Sabtu (07/03/2026). Di tengah cuaca yang sempat diguyur hujan sejak pagi, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) DKI Jakarta menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Reretan, Condet, ini dihadiri sejumlah tokoh agama dan pengurus PBB DKI Jakarta, di antaranya Ketua DPW PBB DKI Jakarta Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, Sekretaris Wilayah Abdul Hakim Hamdun, Bendahara Umum Lenny Adra, serta para habaib dan ulama seperti Habib Hud M. Bagir Alatas, Habib Ismail bin Abdulqodir Al Haddad, Habib Ali bin Abdullah Al Kaff, Habib Hasan bin Husin Assegaf, Abdullah Zayd Shahab, Quraisy bin Toha, Ustadz Ridwan, dan Ustadz Iliyas Baweel.
Acara dimulai dengan pembagian ratusan takjil kepada para pengguna jalan di sepanjang Condet Raya. Setelah itu, rombongan memasuki lokasi acara dengan tradisi budaya Betawi Palang Pintu, yang menjadi simbol penghormatan kepada tamu dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Sebagai puncak kegiatan, DPW PBB DKI Jakarta memberikan santunan secara simbolis kepada sekitar 100 anak yatim yang berasal dari lingkungan masyarakat sekitar Condet.
Ramadan sebagai Momentum Berbagi dan Silaturahmi
Ketua DPW PBB DKI Jakarta,
Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai sebagai momentum memperkuat silaturahmi sekaligus memperbanyak amal kebaikan di bulan suci Ramadan.
“Alhamdulillah pada sore hari ini kami merasa sangat bahagia dapat mengadakan acara buka puasa bersama serta santunan untuk anak-anak yatim. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperbanyak amal kebaikan di bulan Ramadan,” kata Abdul Bari Alkatiri, SH, MH.
Menurut Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan pembagian sekitar 500 paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di kawasan Condet Raya.
“Sekitar 500 takjil kita bagikan kepada para pengguna jalan. Ini bentuk kepedulian kita kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujar Abdul Bari Alkatiri, SH, MH.
Ditambahkan oleh Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, bahwa kegiatan sosial seperti ini tidak hanya akan dilakukan pada Ramadan, tetapi juga direncanakan menjadi agenda rutin DPW PBB DKI Jakarta dalam berbagai momentum keagamaan dan sosial.
“Insya Allah kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kegiatan lain seperti halal bihalal, kurban, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” jelas Abdul Bari Alkatiri, SH, MH.
Strategi Sosial Politik Menuju Akar Rumput
Selain kegiatan sosial, Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, juga menegaskan bahwa DPW PBB DKI Jakarta saat ini tengah fokus memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas sosialisasi kepada masyarakat.
Menurut Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, kepengurusan DPW PBB DKI Jakarta yang baru memulai langkah awal dengan mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan sosial. “Yang terpenting saat ini adalah memperkuat silaturahmi terlebih dahulu. Kita fokus pada konsolidasi dan sosialisasi agar PBB lebih dikenal di wilayah DKI Jakarta,” ujarnya.
Diakui oleh Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, bahwa selama beberapa waktu terakhir PBB tidak terlalu terlihat aktif di ibu kota. Karena itu, kepengurusan baru berkomitmen untuk lebih aktif melakukan kegiatan di tingkat masyarakat.
Ke depan, berbagai program sosial akan terus dilakukan hingga menyentuh lapisan masyarakat paling bawah. “Kita akan masuk ke tingkat akar rumput melalui berbagai kegiatan sosial, seperti buka puasa bersama, halal bihalal, kurban, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya,” kata Abdul Bari Alkatiri, SH, MH.
DPW PBB DKI Jakarta juga menjalin kerja sama dengan lingkungan masyarakat setempat, termasuk pengurus RT dan RW.
Dalam konteks politik, Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, menyampaikan target partainya pada pemilu mendatang, yaitu memperoleh kursi di DPRD Provinsi DKI Jakarta. “Target kami ke depan adalah bisa mengisi kursi di DPRD Provinsi DKI Jakarta. Insya Allah targetnya lima kursi atau lebih,” ujarnya.
Sikap PBB terhadap Situasi Nasional
Sementara itu, Sekretaris Wilayah DPW PBB DKI Jakarta, Abdul Hakim Hamdun, menyampaikan bahwa partainya saat ini masih mencermati perkembangan kondisi nasional baik dari sisi politik maupun ekonomi.
Menurut Abdul Hakim Hamdu, PBB DKI Jakarta masih memilih untuk bersikap hati-hati sambil melihat dinamika yang berkembang.
“Saat ini kami masih melihat situasi secara keseluruhan. Sikap kami sementara ini adalah wait and see, membaca perkembangan beberapa bulan ke depan,” katanya.
Abdul Hakim Hamdu menilai kondisi ekonomi Indonesia masih berada dalam tahap pemulihan, namun secara umum masih dalam kondisi yang cukup baik. “Insya Allah kami optimistis pada tahun depan kondisi ekonomi Indonesia akan kembali pulih,” ujarnya.
Abdul Hakim Hamdu juga mengingatkan seluruh kader PBB di DKI Jakarta untuk tetap solid dan bekerja keras demi mencapai tujuan politik partai ke depan.
Pesan Persatuan dari Ulama
Dalam kesempatan yang sama, ulama dan tokoh masyarakat Habib Ali bin Abdullah Al Kaff turut menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada umat Islam, khususnya dalam memaknai Ramadan di tengah dinamika dunia yang terus berubah.
Habib Ali bin Abdullah Al Kaff berharap bulan Ramadan dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan bangsa dan memperbaiki kondisi sosial masyarakat. “Semoga Allah memberikan pemimpin yang bijaksana, adil, beriman, dan bertakwa, serta mampu membawa manfaat besar bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Habib Ali bin Abdullah Al Kaff juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
Menurut Habib Ali bin Abdullah Al Kaff, nilai Bhinneka Tunggal Ika harus terus dijaga agar tidak terjadi perpecahan, fitnah, atau saling mengadu domba di tengah masyarakat. “Kita tidak boleh memperbesar persoalan yang dapat memecah belah bangsa. Jika ada kesalahan seseorang, itu adalah kesalahan pribadi, bukan kesalahan kelompok,” katanya.
Habib Ali bin Abdullah Al Kaff juga menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum refleksi bagi setiap individu untuk memperbaiki diri.
“Ramadan itu sebenarnya barometer bagi diri kita. Kalau di bulan Ramadan kita bisa memperbaiki diri, maka insya Allah setelah Ramadan Allah akan memberikan kemudahan dan keberkahan dalam kehidupan kita,” tutur Habib Ali bin Abdullah Al Kaff.
Melalui kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini, DPW PBB DKI Jakarta berharap dapat memperkuat hubungan antara partai, ulama, dan masyarakat, sekaligus menghadirkan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa yang lebih baik.
Kegiatan yang berlangsung di Jalan Reretan, Condet, ini dihadiri sejumlah tokoh agama dan pengurus PBB DKI Jakarta, di antaranya Ketua DPW PBB DKI Jakarta Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, Sekretaris Wilayah Abdul Hakim Hamdun, Bendahara Umum Lenny Adra, serta para habaib dan ulama seperti Habib Hud M. Bagir Alatas, Habib Ismail bin Abdulqodir Al Haddad, Habib Ali bin Abdullah Al Kaff, Habib Hasan bin Husin Assegaf, Abdullah Zayd Shahab, Quraisy bin Toha, Ustadz Ridwan, dan Ustadz Iliyas Baweel.
Acara dimulai dengan pembagian ratusan takjil kepada para pengguna jalan di sepanjang Condet Raya. Setelah itu, rombongan memasuki lokasi acara dengan tradisi budaya Betawi Palang Pintu, yang menjadi simbol penghormatan kepada tamu dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Sebagai puncak kegiatan, DPW PBB DKI Jakarta memberikan santunan secara simbolis kepada sekitar 100 anak yatim yang berasal dari lingkungan masyarakat sekitar Condet.
Ramadan sebagai Momentum Berbagi dan Silaturahmi
Ketua DPW PBB DKI Jakarta,
Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai sebagai momentum memperkuat silaturahmi sekaligus memperbanyak amal kebaikan di bulan suci Ramadan.
“Alhamdulillah pada sore hari ini kami merasa sangat bahagia dapat mengadakan acara buka puasa bersama serta santunan untuk anak-anak yatim. Ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memperbanyak amal kebaikan di bulan Ramadan,” kata Abdul Bari Alkatiri, SH, MH.
Menurut Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan pembagian sekitar 500 paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di kawasan Condet Raya.
“Sekitar 500 takjil kita bagikan kepada para pengguna jalan. Ini bentuk kepedulian kita kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujar Abdul Bari Alkatiri, SH, MH.
Ditambahkan oleh Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, bahwa kegiatan sosial seperti ini tidak hanya akan dilakukan pada Ramadan, tetapi juga direncanakan menjadi agenda rutin DPW PBB DKI Jakarta dalam berbagai momentum keagamaan dan sosial.
“Insya Allah kegiatan seperti ini akan terus kita lakukan, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kegiatan lain seperti halal bihalal, kurban, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya,” jelas Abdul Bari Alkatiri, SH, MH.
Strategi Sosial Politik Menuju Akar Rumput
Selain kegiatan sosial, Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, juga menegaskan bahwa DPW PBB DKI Jakarta saat ini tengah fokus memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperluas sosialisasi kepada masyarakat.
Menurut Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, kepengurusan DPW PBB DKI Jakarta yang baru memulai langkah awal dengan mendekatkan diri kepada masyarakat melalui kegiatan sosial. “Yang terpenting saat ini adalah memperkuat silaturahmi terlebih dahulu. Kita fokus pada konsolidasi dan sosialisasi agar PBB lebih dikenal di wilayah DKI Jakarta,” ujarnya.
Diakui oleh Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, bahwa selama beberapa waktu terakhir PBB tidak terlalu terlihat aktif di ibu kota. Karena itu, kepengurusan baru berkomitmen untuk lebih aktif melakukan kegiatan di tingkat masyarakat.
Ke depan, berbagai program sosial akan terus dilakukan hingga menyentuh lapisan masyarakat paling bawah. “Kita akan masuk ke tingkat akar rumput melalui berbagai kegiatan sosial, seperti buka puasa bersama, halal bihalal, kurban, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya,” kata Abdul Bari Alkatiri, SH, MH.
DPW PBB DKI Jakarta juga menjalin kerja sama dengan lingkungan masyarakat setempat, termasuk pengurus RT dan RW.
Dalam konteks politik, Abdul Bari Alkatiri, SH, MH, menyampaikan target partainya pada pemilu mendatang, yaitu memperoleh kursi di DPRD Provinsi DKI Jakarta. “Target kami ke depan adalah bisa mengisi kursi di DPRD Provinsi DKI Jakarta. Insya Allah targetnya lima kursi atau lebih,” ujarnya.
Sikap PBB terhadap Situasi Nasional
Sementara itu, Sekretaris Wilayah DPW PBB DKI Jakarta, Abdul Hakim Hamdun, menyampaikan bahwa partainya saat ini masih mencermati perkembangan kondisi nasional baik dari sisi politik maupun ekonomi.
Menurut Abdul Hakim Hamdu, PBB DKI Jakarta masih memilih untuk bersikap hati-hati sambil melihat dinamika yang berkembang.
“Saat ini kami masih melihat situasi secara keseluruhan. Sikap kami sementara ini adalah wait and see, membaca perkembangan beberapa bulan ke depan,” katanya.
Abdul Hakim Hamdu menilai kondisi ekonomi Indonesia masih berada dalam tahap pemulihan, namun secara umum masih dalam kondisi yang cukup baik. “Insya Allah kami optimistis pada tahun depan kondisi ekonomi Indonesia akan kembali pulih,” ujarnya.
Abdul Hakim Hamdu juga mengingatkan seluruh kader PBB di DKI Jakarta untuk tetap solid dan bekerja keras demi mencapai tujuan politik partai ke depan.
Pesan Persatuan dari Ulama
Dalam kesempatan yang sama, ulama dan tokoh masyarakat Habib Ali bin Abdullah Al Kaff turut menyampaikan pesan moral dan spiritual kepada umat Islam, khususnya dalam memaknai Ramadan di tengah dinamika dunia yang terus berubah.
Habib Ali bin Abdullah Al Kaff berharap bulan Ramadan dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan bangsa dan memperbaiki kondisi sosial masyarakat. “Semoga Allah memberikan pemimpin yang bijaksana, adil, beriman, dan bertakwa, serta mampu membawa manfaat besar bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Habib Ali bin Abdullah Al Kaff juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
Menurut Habib Ali bin Abdullah Al Kaff, nilai Bhinneka Tunggal Ika harus terus dijaga agar tidak terjadi perpecahan, fitnah, atau saling mengadu domba di tengah masyarakat. “Kita tidak boleh memperbesar persoalan yang dapat memecah belah bangsa. Jika ada kesalahan seseorang, itu adalah kesalahan pribadi, bukan kesalahan kelompok,” katanya.
Habib Ali bin Abdullah Al Kaff juga menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum refleksi bagi setiap individu untuk memperbaiki diri.
“Ramadan itu sebenarnya barometer bagi diri kita. Kalau di bulan Ramadan kita bisa memperbaiki diri, maka insya Allah setelah Ramadan Allah akan memberikan kemudahan dan keberkahan dalam kehidupan kita,” tutur Habib Ali bin Abdullah Al Kaff.
Melalui kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini, DPW PBB DKI Jakarta berharap dapat memperkuat hubungan antara partai, ulama, dan masyarakat, sekaligus menghadirkan semangat kebersamaan dalam membangun bangsa yang lebih baik.
(sra)