Dubes Singapura Kwok Fook Seng Gelar Buka Puasa Bersama 70 Anak Yatim di Masjid Istiqlal
Senin, 09 Maret 2026 - 11:54 WIB
A
A
A
Jakarta, 8 Maret 2026 – Kedutaan Besar Singapura di Jakarta bekerja sama dengan Voice of Istiqlal (VOI) dan The Institute of Democracy and Education (IDE) Indonesia kembali menyelenggarakan acara buka puasa bersama 70 anak yatim binaan Masjid Istiqlal pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang pada tahun ini mengangkat tema “Harmony of Ramadan: Sharing Compassion.”
Tema tersebut mencerminkan eratnya persahabatan antara Singapura dan Indonesia, sekaligus menegaskan semangat harmoni, kepedulian, dan berbagi di bulan Ramadan yang penuh berkah.
Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, acara ini menjadi wujud kolaborasi berkelanjutan antara Kedutaan Besar Singapura dan Masjid Istiqlal, serta kesempatan bagi Kedutaan Besar Singapura untuk berbagi dengan masyarakat dan memberikan dukungan kepada anak-anak yang membutuhkan di bulan suci Ramadan.
Acara ini dihadiri oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, serta Bapak Dr. H. Gugun Gumilar, M.A., Staf Khusus yang mewakili Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Masjid Istiqlal, yang selama ini dikenal sebagai simbol toleransi beragama dan moderasi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, menyampaikan bahwa Singapura dan Indonesia memiliki lebih banyak kesamaan yang jauh lebih penting dibandingkan perbedaan di antara keduanya.
Meski dipisahkan oleh batas laut, kedua negara dipersatukan oleh satu nilai inti, yaitu penghargaan terhadap keberagaman.
Di Singapura, keberagaman dirayakan sebagai kekuatan nasional. Hal yang sama juga terlihat di Indonesia melalui semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang menunjukkan kepada dunia bahwa ribuan pulau dan ratusan budaya dapat hidup berdampingan secara rukun.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pembagian paket santunan Ramadan kepada anak-anak yatim, sebelum seluruh peserta bersama-sama menikmati buka puasa.
Selain kegiatan buka puasa bersama anak yatim ini, Kedutaan Besar Singapura, VOI, dan IDE Indonesia juga bermitra dalam menyelenggarakan dialog lintas agama serta buka puasa bersama bagi 80 pemuda dari berbagai latar belakang pada 4 Maret 2026. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong pemahaman, toleransi, dan harmoni di kalangan generasi muda.
Tema tersebut mencerminkan eratnya persahabatan antara Singapura dan Indonesia, sekaligus menegaskan semangat harmoni, kepedulian, dan berbagi di bulan Ramadan yang penuh berkah.
Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, acara ini menjadi wujud kolaborasi berkelanjutan antara Kedutaan Besar Singapura dan Masjid Istiqlal, serta kesempatan bagi Kedutaan Besar Singapura untuk berbagi dengan masyarakat dan memberikan dukungan kepada anak-anak yang membutuhkan di bulan suci Ramadan.
Acara ini dihadiri oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, serta Bapak Dr. H. Gugun Gumilar, M.A., Staf Khusus yang mewakili Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Masjid Istiqlal, yang selama ini dikenal sebagai simbol toleransi beragama dan moderasi di Indonesia.
Dalam sambutannya, Duta Besar Singapura untuk Indonesia, Kwok Fook Seng, menyampaikan bahwa Singapura dan Indonesia memiliki lebih banyak kesamaan yang jauh lebih penting dibandingkan perbedaan di antara keduanya.
Meski dipisahkan oleh batas laut, kedua negara dipersatukan oleh satu nilai inti, yaitu penghargaan terhadap keberagaman.
Di Singapura, keberagaman dirayakan sebagai kekuatan nasional. Hal yang sama juga terlihat di Indonesia melalui semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yang menunjukkan kepada dunia bahwa ribuan pulau dan ratusan budaya dapat hidup berdampingan secara rukun.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pembagian paket santunan Ramadan kepada anak-anak yatim, sebelum seluruh peserta bersama-sama menikmati buka puasa.
Selain kegiatan buka puasa bersama anak yatim ini, Kedutaan Besar Singapura, VOI, dan IDE Indonesia juga bermitra dalam menyelenggarakan dialog lintas agama serta buka puasa bersama bagi 80 pemuda dari berbagai latar belakang pada 4 Maret 2026. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mendorong pemahaman, toleransi, dan harmoni di kalangan generasi muda.
(sra)