“Mantra of Kahwa”:...
1/3
Kopi Indonesia kini tidak lagi cukup dikenal hanya melalui cita rasa. Dalam rangkaian More Food Expo Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, KAPPI (Yayasan Pendidikan Pengembangan Perkopian Indonesia) menegaskan pentingnya storytelling sebagai strategi memperkuat posisi kopi Indonesia di pasar global melalui pemutaran dan diskusi film dokumenter Mantra of Kahwa.
“Mantra of Kahwa”:...
2/3
Kopi Indonesia kini tidak lagi cukup dikenal hanya melalui cita rasa. Dalam rangkaian More Food Expo Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, KAPPI (Yayasan Pendidikan Pengembangan Perkopian Indonesia) menegaskan pentingnya storytelling sebagai strategi memperkuat posisi kopi Indonesia di pasar global melalui pemutaran dan diskusi film dokumenter Mantra of Kahwa.
“Mantra of Kahwa”:...
3/3
Kopi Indonesia kini tidak lagi cukup dikenal hanya melalui cita rasa. Dalam rangkaian More Food Expo Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, KAPPI (Yayasan Pendidikan Pengembangan Perkopian Indonesia) menegaskan pentingnya storytelling sebagai strategi memperkuat posisi kopi Indonesia di pasar global melalui pemutaran dan diskusi film dokumenter Mantra of Kahwa.
“Mantra of Kahwa”:...
“Mantra of Kahwa”:...
“Mantra of Kahwa”:...

Mantra of Kahwa: KAPPI Angkat Kopi Sumatra Lewat Storytelling Global

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:18 WIB
A A A
Jakarta, 9 Mei 2026 — Kopi Indonesia kini tidak lagi cukup dikenal hanya melalui cita rasa. Dalam rangkaian More Food Expo Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, KAPPI (Yayasan Pendidikan Pengembangan Perkopian Indonesia) menegaskan pentingnya storytelling sebagai strategi memperkuat posisi kopi Indonesia di pasar global melalui pemutaran dan diskusi film dokumenter Mantra of Kahwa.

Film karya sutradara Budi Kurniawan ini menghadirkan kopi Sumatra sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar komoditas.

Dengan pendekatan visual yang kontemplatif dan reflektif, Mantra of Kahwa mengusung gagasan bahwa kopi merupakan “living, breathing mantra”—warisan budaya hidup yang terus membentuk relasi antara manusia, alam, dan tradisi.

Pemutaran film tersebut menjadi bagian dari upaya KAPPI untuk menghadirkan perspektif baru tentang kopi Indonesia, sekaligus membuka diskusi mengenai bagaimana nilai budaya dapat diterjemahkan menjadi kekuatan diferensiasi di pasar global.

Mewakili KAPPI, Roby Wibisono menegaskan bahwa penggunaan medium film merupakan langkah strategis dalam membangun narasi kopi Indonesia.

“KAPPI bersama Budi Kurniawan mengembangkan rangkaian film dokumenter sebagai medium untuk mengedukasi konsumen sekaligus memperkenalkan kopi Indonesia. Melalui film, berbagai cerita di balik secangkir kopi dapat disampaikan dengan cara yang lebih kuat dan menjangkau audiens yang lebih luas,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan tersebut diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kami telah bekerja sama dengan berbagai kementerian dan instansi, baik di dalam maupun luar negeri, untuk memanfaatkan film sebagai sarana memperkenalkan kopi Indonesia dalam berbagai forum internasional,” lanjutnya.

Di tengah pasar global yang semakin kompetitif, Roby menilai bahwa keunikan menjadi faktor utama dalam menarik perhatian konsumen.

“Saat ini para pecinta kopi mencari produk yang unik. Indonesia memiliki keunikan yang tidak dapat ditemukan di negara lain karena keberagaman geografisnya.

Melalui film seperti Mantra of Kahwa, kami ingin memperlihatkan bukan hanya produknya, tetapi juga siapa saja yang terlibat—terutama dedikasi para petani kopi Indonesia,” jelasnya.

Pendekatan berbasis cerita ini dinilai semakin relevan seiring meningkatnya permintaan terhadap traceability, authenticity, dan origin story di pasar internasional. Storytelling tidak lagi menjadi pelengkap, melainkan telah menjadi bagian penting dari nilai yang menentukan persepsi dan positioning sebuah produk.

Bagi Budi Kurniawan, Mantra of Kahwa merupakan bagian dari eksplorasi panjang terhadap kopi Indonesia sebagai identitas budaya. Sebelumnya, ia telah mengembangkan sejumlah film dokumenter kopi, antara lain The Aroma of Heaven, Legacy of Java, dan House of Cula, yang masing-masing mengangkat karakter serta cerita dari berbagai daerah penghasil kopi di Indonesia.

“Film ini adalah bagian dari tujuh film yang sudah dan sedang saya kerjakan. Ke depan, masih ada tiga film lagi yang akan dibuat, termasuk tentang kopi dari Bajawa Flores, Bali Kintamani, dan Wamena di Papua,” ungkapnya.

Lebih jauh, Budi memandang kopi memiliki dimensi yang melampaui aspek rasa dan produk semata.

“Setiap kopi menyimpan endapan ingatan setiap orang dan identitas kultural bagi peradaban manusia,” tuturnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kopi tidak hanya hadir sebagai komoditas, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan manusia—narasi yang terus hidup dan diwariskan lintas generasi.

Film Mantra of Kahwa sendiri telah diputar di berbagai ajang nasional maupun internasional, termasuk SCAJ Conference 2025, SKA Coffee Fest 2025, serta Jakarta Coffee Week 2025. Kehadirannya di berbagai forum tersebut semakin memperkuat relevansi pendekatan berbasis cerita dalam memperkenalkan kopi Indonesia kepada audiens global.

Melalui inisiatif ini, KAPPI menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mendorong peningkatan kualitas kopi, tetapi juga memperkuat cara Indonesia membangun narasi tentang kopinya sendiri.

Sebuah langkah strategis untuk memastikan bahwa kopi Indonesia tidak hanya dikenal, tetapi juga dipahami—sebagai produk sekaligus representasi budaya.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Rayakan Imlek, KAPPI...
Rayakan Imlek, KAPPI Angkat Kopi Nusantara dan Semangat Nasionalisme
Dari Tokyo ke Osaka:...
Dari Tokyo ke Osaka: KAPPI Tegaskan Komitmen Global untuk Kopi Indonesia di Jepang
Diplomasi Kopi Indonesia...
Diplomasi Kopi Indonesia di World Expo 2025: KAPPI Perkuat Jejak Kopi Nusantara di Jepang
KAPPI Perkuat Kapasitas...
KAPPI Perkuat Kapasitas Perempuan di Rantai Nilai Kopi melalui Pelatihan KWT di Wonosobo
McDonald’s Angkat...
McDonald’s Angkat Cita Rasa Nusantara Lewat Menu Spesial Rendang
INACRAFT 2025: Angkat...
INACRAFT 2025: Angkat Kreativitas Anak Muda Lewat Kerajinan Nusantara
Foto Terkini
Wakil Presiden RI Tinjau...
Wakil Presiden RI Tinjau Fasilitas Produksi dan Proses Konversi Motor Listrik United E-Motor Plant 3
5 jam yang lalu
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Jantung Kota Tua Jakarta
7 jam yang lalu
Natasya Sabella Buka...
Natasya Sabella Buka Musiczone di Anjungan Sarinah
7 jam yang lalu
Pameran Foto Perisai...
Pameran Foto Perisai Tunas Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
15 jam yang lalu
HISFARSI DKI Jakarta...
HISFARSI DKI Jakarta Dorong Transformasi Rumah Sakit Lewat Benchmarking Internasional di Malaysia
16 jam yang lalu
Jakarta Fair Kemayoran...
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Targetkan 6 Juta Pengunjung dan Transaksi Rp8 Triliun
18 jam yang lalu
Foto Terpopuler
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
Operasional Bertahap...
Operasional Bertahap KRL di Stasiun JIS Mulai Layani Penumpang
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
Barang-Barang Eks Hotel...
Barang-Barang Eks Hotel Sultan Mulai Direlokasi
Bea Cukai Sita Ribuan...
Bea Cukai Sita Ribuan Bal Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp53 Miliar
Kickoff IID 2026, BSKDN...
Kickoff IID 2026, BSKDN Kemendagri Ajak Daerah Perkuat Inovasi di Tengah Tantangan Fiskal