Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Senin, 08 Juni 2026 - 19:20 WIB
A
A
A
Berikut versi yang lebih rapi dan sesuai gaya caption foto media:
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid (kanan), bersama Director of Government Affairs and Public Policy YouTube APAC, Celeste Campbell-Pitt, menghadiri peluncuran Buku Saku "Digital Well-being pada Remaja" di Jakarta, Senin (8/6/2026). Buku yang merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Google, dan YouTube ini disusun bersama para psikiater anak dan remaja untuk membantu orang tua mendampingi aktivitas digital anak secara sehat, aman, dan bertanggung jawab. Buku saku tersebut juga memuat panduan pemanfaatan berbagai fitur di Google dan YouTube, termasuk fitur perlindungan anak yang dapat digunakan orang tua untuk memantau aktivitas digital anak.
Foto IMG/Isra Triansyah
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid (kanan), bersama Director of Government Affairs and Public Policy YouTube APAC, Celeste Campbell-Pitt, menghadiri peluncuran Buku Saku "Digital Well-being pada Remaja" di Jakarta, Senin (8/6/2026). Buku yang merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Google, dan YouTube ini disusun bersama para psikiater anak dan remaja untuk membantu orang tua mendampingi aktivitas digital anak secara sehat, aman, dan bertanggung jawab. Buku saku tersebut juga memuat panduan pemanfaatan berbagai fitur di Google dan YouTube, termasuk fitur perlindungan anak yang dapat digunakan orang tua untuk memantau aktivitas digital anak.
Foto IMG/Isra Triansyah
(sra)