Hutan Kemenyan Batak...
1/10
Hutan Kemenyan Batak...
2/10
Hutan Kemenyan Batak...
3/10
Hutan Kemenyan Batak...
4/10
Hutan Kemenyan Batak...
5/10
Hutan Kemenyan Batak...
6/10
Hutan Kemenyan Batak...
7/10
Hutan Kemenyan Batak...
8/10
Hutan Kemenyan Batak...
9/10
Hutan Kemenyan Batak...
10/10
Hutan Kemenyan Batak...
Hutan Kemenyan Batak...
Hutan Kemenyan Batak...
Hutan Kemenyan Batak...
Hutan Kemenyan Batak...
Hutan Kemenyan Batak...
Hutan Kemenyan Batak...
Hutan Kemenyan Batak...
Hutan Kemenyan Batak...
Hutan Kemenyan Batak...

Hutan Kemenyan Batak Terancam Punah

Sabtu, 25 Juli 2015 - 23:12 WIB
A A A
Petani memanjatkan doa kepada Debata Mulajadi Nabolon (Tuhan YME) sebelum memulai prosesi manige (membuat cukilan pertama pada batang pohon kemenyan) di kawasan hutan kemenyan Parlilitan, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Mereka berharap kelimpahan rezeki dari pohon kemenyan yang akan mereka panen tiga bulan ke depan. Prosesi tersebut disertai dengan sejumlah bawaan antara lain lemak daging dan itak gurgur (tepung beras dan gula merah dicampur parutan kelapa) yang merupakan syarat khusus bagi para Parhaminjon (penyadap kemenyan). Kue tersebut dikunyah lalu disemburkan ke batang pohon kemenyan yang hendak disadap. Setelah prosesi selesai, mulailah dilakukan pekerjaan manguris atau membersihkan pohon.

Penyadapan pertama akan menghasilkan getah berwarna putih (kualitas nomor satu). Getah putih itu akan menempel di kulit pohon sehingga untuk memanennya petani harus mencongkel kulit batang pohon. Getah putih yang paling besar dari sadapan pertama (disebut sidukapi) merupakan kualitas terbaik dan paling mahal harganya. Setelah getah dari cukilan pertama dipanen, bekas cukilan itu akan menghasilkan tetesan getah kedua yang disebut Tahir dan dipanen dua atau tiga bulan setelah memanen Sidukapi, harganya pun lebih murah.

Kemenyan atau disebut Haminjon dalam bahasa setempat, merupakan komiditi andalan kawasan ini. Peneliti sejarah menyatakan, kemenyan berasal dari Tapanuli dengan pintu keluar melalui Pelabuhan Barus. Para pelaut Persia (sekarang Iran) yang membawa kemenyan itu ke dunia luar dan kemudian menjadi perangkat pengharum upacara keagamaan. Kemenyan Tanah Batak sudah lama dikenal, diperkirakan sejak Pelabuhan Barus mulai aktif sebagai pintu masuk dunia ke Tapanuli, yaitu di abad ke-13. Pohon kemenyan (Styrax Benzoin) mampu hidup lebih dari 100 tahun. Selain di Tapanuli, pohon tersebut hanya ditemukan di Thailand, Kamboja, dan Vietnam. Wilayah Humbang Hasundutan di Tanah Batak dikenal sebagai sumber Haminjon berkualitas terbaik.

Haminjon merupakan sumber mata pencaharian utama masyarakat Humbang-Hasundutan. Sekitar 65 persen warga hidup dari Haminjon. Penghasil kemenyan utama di kawasan ini adalah Kecamatan Dolok Sanggul, Onan Ganjang, Parlilitan, dan Pakkat, Sijamapolang, Pollung dan Adiankoting. Namun belakangan ini hasil panen kemenyan terus mengalami penurunan akibat terdesaknya lahan hutan kemenyan oleh hutan industri dan pengolahan kayu. Perhatian instansi dan pihak terkait diperlukan untuk mencegah punahnya kawasan hutan kemenyan kawasan ini.
(ary)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Populasi Orangutan Sumatra...
Populasi Orangutan Sumatra Terancam Punah
Indonesia Terancam Krisis...
Indonesia Terancam Krisis Air Bersih
SMAN 3 Cibeber Lebak...
SMAN 3 Cibeber Lebak Terancam Longsor
Populasi Penyu Rentan...
Populasi Penyu Rentan Terancam Punah
Pecah Kongsi, Gedung...
Pecah Kongsi, Gedung Indonesia 1 Terancam Mangkrak
Desa Nupabomba di Donggala...
Desa Nupabomba di Donggala Terancam Dilanda Banjir
Foto Terkini
GICC Bekali Perusahaan...
GICC Bekali Perusahaan Korea Pemahaman Sertifikasi Halal untuk Pasar Indonesia
5 jam yang lalu
Sambut Hari Jadi ke-1343,...
Sambut Hari Jadi ke-1343, Pemkot Palembang Percantik Kawasan Bantaran Musi
10 jam yang lalu
Pameran Weaving Wonders...
Pameran Weaving Wonders Angkat Peran Perempuan NTT
1 hari yang lalu
Enesis Group Raih 5...
Enesis Group Raih 5 Penghargaan HR Asia Awards 2026
1 hari yang lalu
Semarak Grand Opening...
Semarak Grand Opening 23 Semarang Shopping Center
1 hari yang lalu
KAI Perkuat Transformasi...
KAI Perkuat Transformasi Energi Lewat Biodiesel B50
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Ratusan Mahasiswa Gelar...
Ratusan Mahasiswa Gelar Aksi Longmarch dari Senayan ke Bundaran HI
Polisi Hadang Massa...
Polisi Hadang Massa Aksi di Jalan Jenderal Sudirman
KACA 2026 Tegaskan Kekuatan...
KACA 2026 Tegaskan Kekuatan K-Wave sebagai Motor Kolaborasi Brand dan Komunitas Penggemar
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
Grab dan Kemenpar Beri...
Grab dan Kemenpar Beri Penghargaan bagi Pelaku Kuliner Lokal Terbaik
KAI Perkuat Transformasi...
KAI Perkuat Transformasi Energi Lewat Biodiesel B50