Eks Direktur Pertamina...
1/4
Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan Gas Alam Cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina (Persero) kembali digelar.
Eks Direktur Pertamina...
2/4
Pihak terdakwa Hari Karyuliarto bersama tim kuasa hukumnya menilai sejumlah poin dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mulai gugur berdasarkan fakta persidangan.
Eks Direktur Pertamina...
3/4
Terdakwa Hari Karyuliarto mengungkapkan bahwa tuduhan mengenai adanya dokumen Risk Respon Document (RRD) palsu telah terbantahkan oleh keterangan saksi.
Eks Direktur Pertamina...
4/4
Lebih lanjut, Hari mencium adanya kejanggalan terkait keterlibatan auditor Budi Santoso yang merupakan mantan pegawai KPK. Ia juga mempertanyakan prosedur penyerahan laporan investigasi tersebut ke aparat penegak hukum.
Eks Direktur Pertamina...
Eks Direktur Pertamina...
Eks Direktur Pertamina...
Eks Direktur Pertamina...

Eks Direktur Pertamina Bantah Adanya RRD Palsu dan Pelanggaran Izin RUPS dalam Pengadaan LNG

Senin, 23 Februari 2026 - 17:17 WIB
A A A
Jakarta - Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan Gas Alam Cair atau Liquefied Natural Gas (LNG) di PT Pertamina (Persero) kembali digelar. Pihak terdakwa Hari Karyuliarto bersama tim kuasa hukumnya menilai sejumlah poin dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) mulai gugur berdasarkan fakta persidangan.

Terdakwa Hari Karyuliarto mengungkapkan bahwa tuduhan mengenai adanya Risalah Rapat Direksi (RRD) telah terbantahkan oleh keterangan saksi.

"Penjelasan KPK pada waktu yang lampau, statement mereka bahwa RRD-nya palsu, sudah disangkal oleh kedua saksi, Ibu Evita dan Pak Aldi," ujar Hari usai persidangan.

Soroti Kewenangan Audit PwC

Hari juga menyoroti keabsahan audit investigasi yang dilakukan oleh PricewaterhouseCoopers (PwC). Menurutnya, pada saat audit dilakukan tahun 2020, PwC Indonesia diduga belum memiliki kewenangan untuk melakukan audit investigatif.

"Pertamina telah menunjuk PwC yang sebenarnya tidak mempunyai kewenangan. Yang mempunyai kewenangan adalah PwC Internasional. Baru terhitung 1 Agustus 2023 PwC Indonesia mempunyai kewenangan," jelasnya.

Lebih lanjut, Hari mencium adanya kejanggalan terkait keterlibatan auditor Budi Santoso yang merupakan mantan pegawai KPK. Ia juga mempertanyakan prosedur penyerahan laporan investigasi tersebut ke aparat penegak hukum.

"Ada keanehan di sini. Laporannya investigasi tetapi tidak punya kewenangan, dan tiba-tiba terbang ke kantor aparat penegak hukum tanpa ada surat pengantar. Konon menurut keterangan kepala internal audit, yang mengantar adalah Nicke Widyawati sendiri. Ini sebuah keanehan besar," imbuh Hari.

Bantahan Terkait Izin RUPS dan Komisaris

Senada dengan kliennya, Kuasa Hukum Wa Ode Nur Zainab menegaskan bahwa dakwaan mengenai ketiadaan izin Komisaris maupun Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam pembelian LNG Corpus Christi tidak berdasar.

Ia merujuk pada Anggaran Dasar Pertamina Pasal 11 ayat 12 yang menyatakan bahwa kegiatan operasional bisnis seperti ekspor-impor LNG tidak memerlukan izin tersebut.

"Ternyata menurut legal (Pertamina) memang tidak perlu izin komisaris maupun RUPS dalam penandatanganan SPA kaitannya dengan bisnis antara Pertamina dengan Corpus Christi. Itu clear banget," tegas Wa Ode.

Pihak kuasa hukum juga menyayangkan keterangan saksi dari Internal Audit Pertamina yang dinilai tidak konsisten dan tidak bisa membuktikan adanya unsur kecurangan (fraud) yang dilakukan oleh Hari Karyuliarto.

"Kami tanya mengenai kecurangan, ternyata tidak ada kecurangan yang dilakukan oleh Pak Hari. Tidak pernah ada suap, tidak ada tekanan intimidasi. Artinya dalam perkara ini betul-betul tidak ada tindak pidana korupsi," tambahnya.

Pertamina Diklaim Raih Keuntungan

Sementara itu, anggota tim kuasa hukum lainnya, Humisar Sahala Panjaitan, mengungkapkan fakta menarik mengenai keuntungan yang didapat perusahaan dari kontrak tersebut. Ia menyebut salah satu saksi mengakui adanya penerimaan bonus besar dari hasil penjualan LNG Corpus Christi.

"Saksi Arif Basuki mengakui menerima komisi senilai kurang lebih 8 juta Dollar Singapura atau sekitar Rp100 miliar atas LNG yang dijual dari hasil Corpus Christi. Ini membuktikan bahwasanya Pertamina untung. Ada yang menerima bonus sampai hampir 100 miliar dari proyek yang mana Pak Hari justru menjadi terdakwa," pungkas Humisar.

Hingga berita ini diturunkan, persidangan masih akan terus berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya guna mendalami sengkarut pengadaan LNG di perusahaan pelat merah tersebut.
(sra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Anda punya koleksi foto jalan-jalan yang keren, liburan tak terlupakan, atau foto indah penuh makna?
Kirim foto-foto Anda untuk tampil di Galerimu Unggah Foto
Foto Terkait
Pengacara Eks Pejabat...
Pengacara Eks Pejabat Pertamina Minta KUHAP Baru Diterapkan dalam Sidang Dugaan Korupsi LNG
Bantah Rugikan Negara,...
Bantah Rugikan Negara, Kubu Hari Karyuliarto Sebut Kasus LNG Pertamina Bentuk Kriminalisasi
Eks Dirut Pertamina...
Eks Dirut Pertamina Nicke Widyawati Akui Bisnis LNG Untung USD 97.6 juta dalam Sidang Hari Karyuliarto
Eks Wakil Ketua KPK...
Eks Wakil Ketua KPK  Persoalkan 'Niat Jahat' di Sidang Kasus Impor LNG Pertamina  
KPK Periksa Tersangka...
KPK Periksa Tersangka Eks Direktur Keuangan dan Investasi Jasindo
Susunan Baru Direksi...
Susunan Baru Direksi dan Komisaris Intiland Disetujui dalam RUPS 2025
Foto Terkini
Potret Transportasi...
Potret Transportasi Tradisional untuk Menyeberangi Sungai Cisadane
5 jam yang lalu
Jalan-Jalan Naik Bajaj...
Jalan-Jalan Naik Bajaj Menikmati Destinasi Semarang
5 jam yang lalu
Raffi Ahmad Bantah Terlibat...
Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Impor Blueray Cargo
8 jam yang lalu
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Digital, Gedung Pertunjukan Jakarta Terapkan Sistem Pemesanan Tiket Terintegrasi
8 jam yang lalu
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
13 jam yang lalu
Inovasi Baru Indomie...
Inovasi Baru Indomie Hadir Lewat Varian Goreng Cabe Ijo
1 hari yang lalu
Foto Terpopuler
Suasana SPBU di Jakarta...
Suasana SPBU di Jakarta Usai Harga Pertamax Meroket menjadi Rp16.250 Per Liter
Diskon Hingga 50 Persen...
Diskon Hingga 50 Persen dan Hadiah Langsung! United Bike dan United E-Motor Meriahkan Jakarta Fair 2026
Indonesia Taklukkan...
Indonesia Taklukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
Suasana Pom Bensin Usai...
Suasana Pom Bensin Usai Kenaikan Harga Pertamax Nyaris Rp4.000 per Liter
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Warga Beralih ke Pertalite